Oktober 2020, Kabupaten Bekasi Perbaiki 1.300 Jalan Rusak Perumahan

Rabu, 23 September 2020 - 17:29 WIB
loading...
Oktober 2020, Kabupaten...
Pemkab Bekasi akan memperbaiki sebanyak 1.300 titik jalan lingkungan pada Oktober 2020.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan memperbaiki sebanyak 1.300 titik jalan lingkungan pada Oktober 2020. Anggaran sebesar Rp200 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan lingkungan tersebut.

Kabid Perumahan Rakyat, Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Budi Setiawan mengatakan, pembangunan ini merupakan peralihan anggaran yang kembali diajukan untuk pembangunan jalan lingkungan di perumahan."Waktu singkat, maka harus dipercepat pembangunan," katanya Rabu (23/9/2020).

Menurut dia, anggaran sebesar Rp200 miliar dari APBD Perubahan 2020 disiapkan untuk pembangunan 1.300 titik jalan ini.Ribuan jalan itu siap dibangun setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi. Semula, kata Budi, Pemkab Bekasi telah mengalokasikan pembangunan ribuan jalan lingkungan tahun ini. Namun, di awal tahun, rencana pembangunan itu terpaksa ditunda seiring dengan pandemi covid-19. Karena anggaran daerah wajib disesuaikan dengan percepatan penanganan covid-19.

Kemudian, menjelang pembahasan APBD Perubahan 2020, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dengan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi menyetujui pengembalian dana hasil refocusing ke sejumlah dinas, terutama yang membidangi pembangunan infrastruktur."Sehingga muncul lagi anggaran tersebut," ucapnya. (Baca: Wakil Wali Kota Bekasi Perlihatkan Produk Penghemat BBM Hasil Karya Guru SMK)

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan menambahkan, pembangunan 1.300 titik jalan itu, dilakukan di sejumlah sejumlah perumahan yang berada di 21 kecamatan. Pembangunan ini difokuskan ke jalan di dalam perumahan yang selama ini tidak perhatian oleh pengembang.

"Bahkan pengembangnya entah kemana, dibiarkan terbengkalai sementara yang di perumahan itu masih warga Kabupaten Bekasi. Sesuai arahan Pak Bupati, maka jalan di dalam perumahan itu juga di perbaiki karena itu masih warga Kabupaten Bekasi, dan harus mendapatkan hak yang sama," ujarnya.

Menurut dia, pembangunan ini akan menggunakan sistem baru di mana seluruh material yang digunakan bakal dibeli sendiri oleh pihak dinas melalui e-katalog. Mulai dari beton, besi hingga sejumlah kebutuhan lainnya dibeli oleh pemerintah untuk memastikan seluruh material yang digunakan sesuai spesifikasi.

"Jadi nanti pihak kontraktor hanya bertugas jasanya saja. Barang dari kami, segala dari kami. Kami beli ke pihak material yang ada di sistem e-katalog itu, diantar oleh pihak materialnya lalu dikerjakan. Dengan sistem baru ini diharapkan tidak ada potensi kecurangan seperti pengurangan bahan material atau sebagainya," jelasnya.

Meski begitu, kata dia, pihaknya harus ekstra bekerja keras untuk memastikan seluruh pembangunan berjalan. Soalnya dengan jumlah pembangunan yang terbilang masif, pihaknya hanya memiliki waktu tidak kurang dari dua bulan untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

"Jadi pekan ini sistem e-katalognya sudah berjalan, kemudian awal Oktober dimulai dan petengahan Oktober RAB-nya muncul. Jadi dihitung ada waktu tujuh minggu untuk pembangunan fisik. Untuk itu muali sekarang kami lakukan percepatan. Termasuk untuk mengejar waktu ada kemungkinan pembangunan," ungkapnya.

Kendati pembangunan berjalan, Iwan mengaku telah mengingatkan seluruh pihak untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19."Karena kan pasti di satu titik itu banyak yang kerja jadi saya sudah minta protokol kesehatan diterapkan seperti memakai masker, topi dan jaket," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPD RI Muhammad...
Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah Soroti Jalan Rusak di Sidang Paripurna
Terseret Dugaan Korupsi...
Terseret Dugaan Korupsi APBD, Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved