Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Minggu, 26 Juli 2026 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," ujarnya.
Berdasarkan penyelidikan sementara, bentrokan dipicu keributan di sebuah warung nasi uduk. Salah satu kelompok disebut datang untuk membeli makanan, namun terjadi perselisihan yang berujung pada aksi perusakan gerobak pedagang.
Lihat video: Janjian Tawuran Lewat Medsos, Remaja di Jakut Tewas
"Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut," tuturnya.
Aksi perusakan itu kemudian memicu reaksi warga sekitar. Situasi yang semula merupakan perselisihan di lokasi jualan berkembang menjadi bentrokan antara dua kelompok. "Kemudian dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut, nah sehingga terjadilah keributan tersebut," katanya.
Yafa (22), warga setempat, keributan bermula di lapak penjual nasi uduk setelah diduga ada pembeli yang pergi tanpa membayar. Menurut dia, warga sekitar kemudian menegur pembeli tersebut. Teguran itu tidak diindahkan sehingga yang bersangkutan kembali ke lokasi dan merusak gerobak pedagang.
Berdasarkan penyelidikan sementara, bentrokan dipicu keributan di sebuah warung nasi uduk. Salah satu kelompok disebut datang untuk membeli makanan, namun terjadi perselisihan yang berujung pada aksi perusakan gerobak pedagang.
Lihat video: Janjian Tawuran Lewat Medsos, Remaja di Jakut Tewas
"Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut," tuturnya.
Aksi perusakan itu kemudian memicu reaksi warga sekitar. Situasi yang semula merupakan perselisihan di lokasi jualan berkembang menjadi bentrokan antara dua kelompok. "Kemudian dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut, nah sehingga terjadilah keributan tersebut," katanya.
Yafa (22), warga setempat, keributan bermula di lapak penjual nasi uduk setelah diduga ada pembeli yang pergi tanpa membayar. Menurut dia, warga sekitar kemudian menegur pembeli tersebut. Teguran itu tidak diindahkan sehingga yang bersangkutan kembali ke lokasi dan merusak gerobak pedagang.
Lihat Juga :