Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:23 WIB
loading...
Kemarau Meluas, BNPB...
BNPB melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda empat daerah di Jawa Timur. Foto/SindoNews
A A A
JAWA TIMUR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi bencana yang paling banyak terjadi selama periode pelaporan Sabtu (25/7) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (26/7) pukul 07.00 WIB. Sejumlah kejadian karhutla terjadi di beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur seiring berlangsungnya musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, laporan pertama berasal dari Kabupaten Probolinggo yang mengalami kebakaran pada Jumat (24/7) pukul 16.30 WIB.

Kebakaran terjadi di lahan Petak 23 C HL Blok Gunung Geni dan Petak 22 C HL Blok Gunung Bentar RPH Klenang, BKPH Probolinggo, yang berada di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, serta Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Baca juga: Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau

"Total sembilan hektare area dilalap si jago merah, dengan rincian wilayah terdampak di Kecamatan Tegalsiwalan empat hektare dan Kecamatan Gending lima hektare," ujar Aam sapaan Abdul Muhari, Minggu (26/7/2026).

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk melakukan upaya pemadaman di lokasi. Karhutla juga terjadi di Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (24/7) pukul 10.17 WIB. BPBD Kabupaten Ponorogo mencatat lahan seluas 2,5 hektare terbakar.

"Titik api berada jauh dari pemukiman warga sehingga tidak dilaporkan adanya korban jiwa. BPBD Kabupaten Ponorogo dan instansi terkait bergotong royong bersama masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas," kata Aam.

Lihat video: Waspada El Nino Godzilla! Indonesia Terancam Kebakaran Hutan dan Polusi Udara Parah


Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, pada Jumat (24/7) pukul 10.00 WIB. Kebakaran menghanguskan sekitar dua hektare lahan.

"Setelah laporan kebakaran diterima dari warga, para personel BPBD Kabupaten Pacitan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama dengan petugas Damkar, Satpol PP, serta masyarakat. Pada Sabtu (25/7) api berhasil dipadamkan pukul 15.03 WIB," ujarnya.

Di Kabupaten Situbondo, kebakaran melanda Desa Balung, Kecamatan Kendit, pada Jumat (24/7) pukul 10.00 WIB. Lahan seluas dua hektare terbakar dengan titik api dilaporkan berasal dari kawasan Perhutani.

BPBD Kabupaten Situbondo bersama Damkar, relawan, dan masyarakat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada Sabtu (25/7) pukul 14.00 WIB.

Selain karhutla, BNPB juga mencatat kejadian angin kencang di Kabupaten Situbondo. Bencana tersebut menerjang Desa Tanjung Pecinaan pada Jumat (24/7) pukul 12.00 WIB dan mengakibatkan enam kepala keluarga (KK) terdampak serta enam rumah mengalami kerusakan ringan.

BPBD Kabupaten Situbondo telah melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Hingga Sabtu (25/7), proses penanganan kerusakan rumah warga masih berlangsung.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering selama musim kemarau, termasuk ancaman kekeringan dan karhutla.

"Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla. Upaya pencegahan bagian dari pengurangan risiko bencana merupakan langkah efektif dalam pengendalian karhutla," imbaunya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Rekomendasi
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
Berita Terkini
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
1 Orang Tewas dan 1...
1 Orang Tewas dan 1 Kritis Akibat Bentrokan di Jalan Tambak Menteng
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Mencekam, 1 Orang Terkapar...
Mencekam, 1 Orang Terkapar Akibat Bentrokan Antarwarga di Jalan Tambak Menteng
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved