Unik, Pasukan Polisi Ini Pakai Helm Virus Corona

Selasa, 22 September 2020 - 20:44 WIB
loading...
Unik, Pasukan Polisi...
Sejumlah anggota Polda Jawa Tengah mengenakan dandanan nyentrik berupa helm dan tongkat berbentuk virus corona atau COVID-19. FOTO: iNews.tv/taufik Budi
A A A
SEMARANG - Sejumlah anggota Polda Jawa Tengah mengenakan dandanan nyentrik berupa helm dan tongkat berbentuk virus corona atau COVID-19.

Mereka akan disebar untuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan sekaligus menindak masyarakat yang melanggar.(Baca juga: Megawati Menjadi Jurkam Gibran-Teguh di Pilwalkot Solo )

Helm yang dikenakan itu merupakan modifikasi dari helm pada umumnya, dengan tambahan gelas bekas air mineral dan bola-bola plastik. Dengan penataan tersebut, helm terlihat sebagai bentuk virus corona lengkap dengan beberapa mahkota yang mengelilinginya.

Helm dan tongkat berbentuk virus corona itu menjadi kelengkapan dari Tim Tindak COVID-19 Polda Jateng . Mereka juga dibekali dengan 16 unit kendaraan roda dua serta 472 kendaraan roda empat. Polisi nyentrik itu akan berpatroli di pusat-pusat keramaian.(Baca juga : 360 Tenaga Kesehatan di DIY Positif COVID-19 )

“Kita ketahui bersama bahwa sampai dengan hari ini, wilayah hukum Polda Jawa Tengah ini masih diselimuti dengan adanya pandemi COVID-19,” kata Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji kepada awak media, Selasa (22/9/2020).

“Dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah memiliki gagasan untuk mem-branding beberapa unit kendaraan bermotor ini, akan kita berikan tugas di lapangan untuk mengimbau, mengingatkan kembali untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan,” terangnya.

Dengan hadirnya polisi-polisi nyentrik itu diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Meski demikian, masyarakat yang ditemukan melanggar protokol kesehatan hanya akan dikenakan sanksi sosial, karena aturan di masing-masing daerah berbeda.

“Kalau kita melihat perda dari tiap-tiap kabupaten/kota ini kan bervariatif, tapi tentu semuanya masih mengarah pada sanksi-sanksi sosial,” tandasnya.

“Sekali pun sebetulnya kami di Kepolisian sudah mendapatkan sebuah instruksi untuk memberi sebuah tindakan tegas, namun Polda Jateng saya rasa itu belum perlu untuk kita lakukan, karena saya menyadari dan yakin betul bahwa masyarakat Jateng ini masih mudah untuk diberikan pemahaman (protokol kesehatan),” pungkasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Rekomendasi
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Infografis
Pasukan Inggris Dilarang...
Pasukan Inggris Dilarang Pakai TikTok karena Takut Diretas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved