Anies Tanggapi Santai Kritikan Soal Pengetatan PSBB Lagi
Selasa, 22 September 2020 - 20:36 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menarik rem darurat setelah adanya lonjakan kasus positif virus Corona (Covid-19) yang sangat tinggi. Buntut dari penarikan rem darurat itu, Pemprov DKI kembali memberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) , sejak 14 September 2020.
Namun, keputusan Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan pengetatan PSBB dikritik banyak pihak di antaranya, para seniman. Banyak seniman yang mengeluhkan kembali tak bisa bekerja karena adanya aturan pengetatan PSBB .
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi santai kritikan tersebut. Menurut Anies, adalah hal yang wajar ketika pengetatan PSBB kembali diberlakukan. Bukan hanya merugikan seniman, tapi banyak pihak lainnya.
"Ya pasti. Karena memang begini, ketika kita harus melakukan pengetatan, ada yang sudah punya rencana nikah, ada yang punya resepsi, itu semua mendadak menjadi enggak mungkin dilakukan," kata Anies saat berbincang dalam program terbaru iNews 'Ngobrol Bareng Gus Miftah', Selasa (22/9/2020). (Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mari Berkaca ke Lockdown Melbourne 2.0 )
Anies meyakini tidak ada pihak yang sepakat PSBB di Jakarta kembali diperketat. Namun, ia menjelaskan, situasi rumah sakit di Jakarta sudah tidak memungkinkan, jika kasus konfirmasi positif terus mengalami lonjakan. (Baca juga: Kritik Jakarta PSBB Lagi, Hasto Sindir Anies Pemimpin yang Mengerem Mendadak )
Namun, keputusan Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan pengetatan PSBB dikritik banyak pihak di antaranya, para seniman. Banyak seniman yang mengeluhkan kembali tak bisa bekerja karena adanya aturan pengetatan PSBB .
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi santai kritikan tersebut. Menurut Anies, adalah hal yang wajar ketika pengetatan PSBB kembali diberlakukan. Bukan hanya merugikan seniman, tapi banyak pihak lainnya.
"Ya pasti. Karena memang begini, ketika kita harus melakukan pengetatan, ada yang sudah punya rencana nikah, ada yang punya resepsi, itu semua mendadak menjadi enggak mungkin dilakukan," kata Anies saat berbincang dalam program terbaru iNews 'Ngobrol Bareng Gus Miftah', Selasa (22/9/2020). (Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mari Berkaca ke Lockdown Melbourne 2.0 )
Anies meyakini tidak ada pihak yang sepakat PSBB di Jakarta kembali diperketat. Namun, ia menjelaskan, situasi rumah sakit di Jakarta sudah tidak memungkinkan, jika kasus konfirmasi positif terus mengalami lonjakan. (Baca juga: Kritik Jakarta PSBB Lagi, Hasto Sindir Anies Pemimpin yang Mengerem Mendadak )
Lihat Juga :