Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Senin, 20 Juli 2026 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
“Penguatan nelayan bukan hanya soal peningkatan keterampilan, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. SPHC berkomitmen untuk terus hadir melalui dukungan konkret bagi kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Barri Pratama.
Barri berpendapat, keikutsertaan SPHC dalam forum ini juga merupakan bagian dari upaya membangun pemahaman masyarakat mengenai arah pengembangan KNMP di Jawa Tengah. Program KNMP, yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui penguatan ekonomi, kelembagaan, serta pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan.
SPHC turut berperan sebagai mitra pendukung dalam penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai bentuk konkret pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Dukungan ini sejalan dengan posisi SPHC sebagai bagian dari ekosistem pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang menempatkan pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan sektor perikanan berkelanjutan sebagai salah satu prioritas kontribusi sosialnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Hadi Santosa mengajak para nelayan untuk lebih aktif mengikuti program-program penguatan yang tersedia, termasuk menjaga kualitas hasil tangkapan dan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mengingat tingginya risiko pekerjaan di laut.
“Kami mendorong nelayan untuk terus meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan aktif mengikuti pelatihan yang tersedia. Perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan juga penting, mengingat tingginya risiko pekerjaan di laut,” ujar Hadi Santosa dalam kesempatan yang sama.
Sementara itu, tokoh muda Banyutowo yang juga pengusaha perikanan Subaskoro, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekompakan dalam mengembangkan KNMP Banyutowo. Ia menilai keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola potensi kawasan pesisir.
Barri berpendapat, keikutsertaan SPHC dalam forum ini juga merupakan bagian dari upaya membangun pemahaman masyarakat mengenai arah pengembangan KNMP di Jawa Tengah. Program KNMP, yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui penguatan ekonomi, kelembagaan, serta pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan.
SPHC turut berperan sebagai mitra pendukung dalam penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai bentuk konkret pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Dukungan ini sejalan dengan posisi SPHC sebagai bagian dari ekosistem pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang menempatkan pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan sektor perikanan berkelanjutan sebagai salah satu prioritas kontribusi sosialnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Hadi Santosa mengajak para nelayan untuk lebih aktif mengikuti program-program penguatan yang tersedia, termasuk menjaga kualitas hasil tangkapan dan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mengingat tingginya risiko pekerjaan di laut.
“Kami mendorong nelayan untuk terus meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan aktif mengikuti pelatihan yang tersedia. Perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan juga penting, mengingat tingginya risiko pekerjaan di laut,” ujar Hadi Santosa dalam kesempatan yang sama.
Sementara itu, tokoh muda Banyutowo yang juga pengusaha perikanan Subaskoro, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekompakan dalam mengembangkan KNMP Banyutowo. Ia menilai keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola potensi kawasan pesisir.
Lihat Juga :