Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Senin, 20 Juli 2026 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
BMKG mencatat seluruh wilayah Jawa Barat telah memasuki musim kemarau sejak awal Juli 2026. Pada periode ini, rata-rata curah hujan berada di bawah 50 milimeter per dasarian atau setiap 10 hari.
Meski demikian, Guswanto menjelaskan dinamika atmosfer regional masih memungkinkan terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Baca juga: Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
"Aktivitas MJO, gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuatorial masih aktif melintasi wilayah Indonesia. Fenomena ini mendukung pembentukan awan hujan meski secara umum udara kering mendominasi," ujarnya.
Di sisi lain, BMKG mencatat fenomena El Nino masih bertahan di Samudra Pasifik dengan indeks Nino 3.4 sebesar +1,25. Kondisi tersebut memperkuat kecenderungan berkurangnya curah hujan di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.
Meski demikian, Guswanto menjelaskan dinamika atmosfer regional masih memungkinkan terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Baca juga: Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
"Aktivitas MJO, gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuatorial masih aktif melintasi wilayah Indonesia. Fenomena ini mendukung pembentukan awan hujan meski secara umum udara kering mendominasi," ujarnya.
Di sisi lain, BMKG mencatat fenomena El Nino masih bertahan di Samudra Pasifik dengan indeks Nino 3.4 sebesar +1,25. Kondisi tersebut memperkuat kecenderungan berkurangnya curah hujan di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.
Lihat Juga :