BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
“Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif,” ungkap Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Dalam kesempatan ini selain berdialog dengan warga, Kepala BNPB juga memberikan perhatian khusus kepada anak anak yang tinggal di hunian sementara dengan membagikan secara langsung bingkisan untuk semua anak anak yang berada di hunian sementara Desa Konga.
Pada hari yang sama Kepala BNPB juga mendatangi Pos Pemantauan Gunungapi Lewotobi Laki Laki yang berada di Desa Pululera Kecamatan Titehena, untuk melihat langsung keadaan dan perkembangan Gunungapi Lewotobi Laki Laki.
“Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki hingga saat ini masih berlangsung, berdasarkan laporan dari pos pemantauan gunungapi pada hari ini sempat terjadi erupsi kurang lebih 800 meter dari kawah gunung, sehingga masyarakat dilarang mendekat ke arah gunung dalam radius 6-7 kilometer,” ujar Suharyanto.
Pemerintah pusat melalui BNPB dan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur terus bersinergi serta berkomitmen penuh untuk mendampingi dan hadir ditengah masyarakat terdampak erupsi gunungapi Lewotobi Laki Laki.
Dalam kesempatan ini selain berdialog dengan warga, Kepala BNPB juga memberikan perhatian khusus kepada anak anak yang tinggal di hunian sementara dengan membagikan secara langsung bingkisan untuk semua anak anak yang berada di hunian sementara Desa Konga.
Pada hari yang sama Kepala BNPB juga mendatangi Pos Pemantauan Gunungapi Lewotobi Laki Laki yang berada di Desa Pululera Kecamatan Titehena, untuk melihat langsung keadaan dan perkembangan Gunungapi Lewotobi Laki Laki.
“Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki hingga saat ini masih berlangsung, berdasarkan laporan dari pos pemantauan gunungapi pada hari ini sempat terjadi erupsi kurang lebih 800 meter dari kawah gunung, sehingga masyarakat dilarang mendekat ke arah gunung dalam radius 6-7 kilometer,” ujar Suharyanto.
Pemerintah pusat melalui BNPB dan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur terus bersinergi serta berkomitmen penuh untuk mendampingi dan hadir ditengah masyarakat terdampak erupsi gunungapi Lewotobi Laki Laki.
(shf)
Lihat Juga :