Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Flores Timur yang berharap bisa segera pindah dari Hunian Sementara (Huntara) ke Hunian Tetap (Huntap). Dalam dialog langsung antara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Forkopimda Kabupaten Flores Timur, dan warga setempat, Wakil Bupati Flores Timur telah menentukan 3 titik relokasi dan disepakati percepatan pembangunan infrastruktur permukiman, termasuk usulan penambahan 238 unit Huntap mandiri.
Program Huntap mandiri di atas tanah milik warga ini merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya 12 Kepala Keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. Sementara itu, 1 KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangun.
Melihat keberhasilan tersebut, masyarakat mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).
"Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif," kata Suharyanto melalui keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Program Huntap mandiri di atas tanah milik warga ini merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya 12 Kepala Keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. Sementara itu, 1 KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangun.
Melihat keberhasilan tersebut, masyarakat mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).
"Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif," kata Suharyanto melalui keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
(zik)
Lihat Juga :