Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Jum'at, 10 Juli 2026 - 16:58 WIB
loading...
Brimob bersenjata melakukan pengamanan ketat di sekitar Gedung Promoter Polda Metro Jaya menjelang konferensi pers terkait tiga kasus dugaan korupsi, Jumat sore (10/7/2026). Foto/Yuwantoro Winduadjie
A
A
A
JAKARTA - Pengamanan ketat terlihat di sekitar Gedung Promoter Polda Metro Jaya menjelang konferensi pers terkait tigakasus dugaan korupsi, Jumat sore (10/7/2026). Pantauan di lokasi, personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata laras panjang disiagakan di sejumlah titik mengelilingi gedung.
Petugas melakukan penjagaan di area akses masuk maupun di sekitar lokasi konferensi pers. Dari kejauhan, sejumlah petugas terlihat hilir mudik melakukan persiapan menjelang konferensi pers.
Baca juga: Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
Barang bukti yang akan ditampilkan kepada publik tampak mulai ditata di area yang telah disiapkan. Konferensi pers tersebut dijadwalkan mengumumkan perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang tengah ditangani aparat penegak hukum.
Sebelumnya, pihak kepolisian memaparkan ada tiga perkara yang tengah merekda dalami.
Pertama, dugaan korupsi dalam pasokan batu bara untuk PT PLN yang diduga memicu peristiwa blackout.
Baca juga: Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Kedua, perkara yang berkaitan dengan PT Asabri. Ketiga, dugaan tindak pidana pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang berkaitan dengan PT Krakatau Steel.
Petugas melakukan penjagaan di area akses masuk maupun di sekitar lokasi konferensi pers. Dari kejauhan, sejumlah petugas terlihat hilir mudik melakukan persiapan menjelang konferensi pers.
Baca juga: Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
Barang bukti yang akan ditampilkan kepada publik tampak mulai ditata di area yang telah disiapkan. Konferensi pers tersebut dijadwalkan mengumumkan perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang tengah ditangani aparat penegak hukum.
Sebelumnya, pihak kepolisian memaparkan ada tiga perkara yang tengah merekda dalami.
Pertama, dugaan korupsi dalam pasokan batu bara untuk PT PLN yang diduga memicu peristiwa blackout.
Baca juga: Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Kedua, perkara yang berkaitan dengan PT Asabri. Ketiga, dugaan tindak pidana pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang berkaitan dengan PT Krakatau Steel.
(shf)
Lihat Juga :