Ada Klaster COVID-19 Baru, 75% ASN Pemkot Tangsel Kerja di Rumah
Selasa, 22 September 2020 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi kurang dari yang sebelumnya 50%. Ya, harus betul-betul diperhatian. Semoga pegawai kita sehat, tapi ternyata ada yang kena, teman kita. Semoga tidak ada lagi, termasuk teman-teman pada sehat," jelasnya.
Meski dikurangi hingga 25%, Apendi mengatakan, untuk pelayanan masyarakat tetap tidak mengalami gangguan. Semua dipastikannya berjalan terus untuk pelayanan warga. (Baca juga; Tak Pengaruh Pandemi Covid-19, Pasangan Menikah di Tangsel Tetap Tinggi )
"Dengan 25%, pelayanan tetap jalan. Tidak ada masalah, pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kalau ada yang liburan, kena sanksi sama saya, dia tidak taat pada aturan, kan sudah tegas aturannya," sambungnya.
Apendi pun meminta kepada masyarakat Tangsel untuk sama-sama mengawasi ASN yang bekerja di rumah. Jika ada yang ketahuan pergi ke mal saat jam kerja, segera dilaporkan.
"Ya, kalau ketahuan ada yang ngemal laporan ke saya. Absen sudah pakai sistem daring. Tapi kan dia ada tugas dan harus lapor ke atasan masing-masing. Kalau saya mah setiap hari juga masuk kerja," pungkasnya.
Meski dikurangi hingga 25%, Apendi mengatakan, untuk pelayanan masyarakat tetap tidak mengalami gangguan. Semua dipastikannya berjalan terus untuk pelayanan warga. (Baca juga; Tak Pengaruh Pandemi Covid-19, Pasangan Menikah di Tangsel Tetap Tinggi )
"Dengan 25%, pelayanan tetap jalan. Tidak ada masalah, pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kalau ada yang liburan, kena sanksi sama saya, dia tidak taat pada aturan, kan sudah tegas aturannya," sambungnya.
Apendi pun meminta kepada masyarakat Tangsel untuk sama-sama mengawasi ASN yang bekerja di rumah. Jika ada yang ketahuan pergi ke mal saat jam kerja, segera dilaporkan.
"Ya, kalau ketahuan ada yang ngemal laporan ke saya. Absen sudah pakai sistem daring. Tapi kan dia ada tugas dan harus lapor ke atasan masing-masing. Kalau saya mah setiap hari juga masuk kerja," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :