Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Minggu, 05 Juli 2026 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian terkait dengan tempat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang hingga kini tidak segera ditetapkan. Padahal kepanitiaan muktamar telah ditetapkan 8 Mei 2026. Rapat internal PBNU belum bersepakat tentang lokasi muktamar sesuai usulan wilayah dan pesantren, bahkan telah dilakukan survey. Penetapan dibawa ke Konbes dan Munas NU, 20-22 Juni di Ploso, Kediri. Inipun gagal ditetapkan, dan sempat memicu kericuhan dalam pleno Konbes.
Penetapan lokasi muktamar dikembalikan ke PBNU. Pada 2 Juli 2026 diputuskan membentuk tim survey untuk 5 calon lokasi muktamar dengan SK PBNU Nomor 562/PB.01/A.II.06.03/99/07/2026. Hasil survey nanti akan dijadikan pertimbangan untuk diputuskan pada 7 Juli 2026.
Di saat yang sama, forum 32 PWNU se-Indonesia melalui rakor daring memutus dan meminta agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan di Jakarta. Desakan sikap ini untuk memberi kepastian kepada PBNU dari tarik ulur lokasi muktamar yang berlangsung dua bulan.
Ketua PWNU Sumatera Barat Ganefri mengatkaan, forum berharap agar dipertimbangkan, walau keputusan akhir tetap di PBNU.
"Muktamar ini forum besar NU. Karena itu, tempatnya harus yang paling siap, paling mudah dijangkau, dan paling memungkinkan untuk mempercepat koordinasi. Dengan waktu persiapan yang semakin pendek, Jakarta adalah pilihan yang paling realistis," katanya.
Penetapan lokasi muktamar dikembalikan ke PBNU. Pada 2 Juli 2026 diputuskan membentuk tim survey untuk 5 calon lokasi muktamar dengan SK PBNU Nomor 562/PB.01/A.II.06.03/99/07/2026. Hasil survey nanti akan dijadikan pertimbangan untuk diputuskan pada 7 Juli 2026.
Di saat yang sama, forum 32 PWNU se-Indonesia melalui rakor daring memutus dan meminta agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan di Jakarta. Desakan sikap ini untuk memberi kepastian kepada PBNU dari tarik ulur lokasi muktamar yang berlangsung dua bulan.
Ketua PWNU Sumatera Barat Ganefri mengatkaan, forum berharap agar dipertimbangkan, walau keputusan akhir tetap di PBNU.
"Muktamar ini forum besar NU. Karena itu, tempatnya harus yang paling siap, paling mudah dijangkau, dan paling memungkinkan untuk mempercepat koordinasi. Dengan waktu persiapan yang semakin pendek, Jakarta adalah pilihan yang paling realistis," katanya.
(shf)
Lihat Juga :