Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Senin, 29 Juni 2026 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Program ini juga dihadiri Penata Kelola Perusahaan Negara Madya BP BUMN, Rugun Hutapea, serta Development Head Micro Business Development PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Antonius Aris Bangun Prasetyo, bersama para pembina Program Mitra Binaan PUMK dari 15 perusahaan BUMN.
Rugun Hutapea mengapresiasi sinergi lintas BUMN dalam membangun ekosistem pembinaan UMKM yang lebih kuat. Kolaborasi Sarinah Pandu melibatkan 15 BUMN, yakni Angkasa Pura, Jasa Raharja, BRI, BTN, Inalum, Jasa Marga, Kawasan Industri Medan, KAI, Pegadaian, Pelindo, PTPN IV, Pos Indonesia, Pupuk Iskandar Muda, Taspen, dan Telkom Indonesia.
"Sinergi antar-BUMN dalam pembinaan UMKM merupakan langkah strategis untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas pasar, dan tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Rugun, pertumbuhan UMKM yang semakin kuat pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Sarinah menyatakan program ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan sebagai Cultural Experience Center berbasis ritel yang tidak hanya memasarkan produk lokal, tetapi juga menjadi platform pembinaan bagi UMKM Indonesia.
Rugun Hutapea mengapresiasi sinergi lintas BUMN dalam membangun ekosistem pembinaan UMKM yang lebih kuat. Kolaborasi Sarinah Pandu melibatkan 15 BUMN, yakni Angkasa Pura, Jasa Raharja, BRI, BTN, Inalum, Jasa Marga, Kawasan Industri Medan, KAI, Pegadaian, Pelindo, PTPN IV, Pos Indonesia, Pupuk Iskandar Muda, Taspen, dan Telkom Indonesia.
"Sinergi antar-BUMN dalam pembinaan UMKM merupakan langkah strategis untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas pasar, dan tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Rugun, pertumbuhan UMKM yang semakin kuat pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Sarinah menyatakan program ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan sebagai Cultural Experience Center berbasis ritel yang tidak hanya memasarkan produk lokal, tetapi juga menjadi platform pembinaan bagi UMKM Indonesia.
(abd)
Lihat Juga :