Bawa Alat Rapid Test, Sutiaji Datangi Buruh di Pabrik Rokok

Senin, 04 Mei 2020 - 23:48 WIB
loading...
Bawa Alat Rapid Test, Sutiaji Datangi Buruh di Pabrik Rokok
Wali Kota Malang, Sutiaji saat bertemu dengan para buruh pabrik rokok PT HM. Sampoerna. Foto/Dok. Humas Pemkot Malang
A A A
MALANG - Upaya pencegahan penyebaran COVID-19 terus dilakukan Pemkot Malang. Salah satunya dengan mendatangi pabrik rokok milik PT HM. Sampoerna, yang ada di Jalan Karya Barat Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Malang, mengunjungi salah satu pabrik rokok terbesar di Kota Malang.

Bukan sekedar berkunjung, Sutiaji juga membawa tim dan peralatan untuk rapid test. Demi mencegah munculnya kluster baru yang serupa dengan di Kota Surabaya, para buruh pabrik dan pedagang di sekitar pabrik untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Sutiaji juga memberikan motivasi kepada para buruh, agar tetap semangat serta waspada terhadap penyebaran virus Corona. "Saya harap semua pekerja mau mengikuti protokol kesehatan yang ada dengan disiplin, dan tak kalah pentingnya lagi adalah kesadaran untuk jujur pada diri sendiri jika sedang sakit atau habis bepergian ke wilayah lain yang terpapar virus, sehingga dengan kesadaran tersebut para pekerja dapat melakukan karantina mandiri," ujarnya.

Dia menekankan, agar para pekerja juga terus menjaga imunitas dirinya dengan makan makanan bergizi dan minum vitamin. "Terlebih pabrik telah menyiapkan berbagai fasilitas tersebut" tambahnya.

"Kunjungan ini kami lakukan untuk mencegah munculnya kluster baru di Kota Malang, seperti di Kota Surabaya. Untuk itu, kami juga membawa 22 paket alat rapid test untuk digunakan secara sampling pada jajaran manajemen dan buruh agar dapat mengetahui keadaannya saat ini secara cepat, dan alhamdulilah hasilnya semua non reaktif atau negatif," tegasnya.

Kedepan, lanjut Sutiaji, manajemen PT. HM Sampoerna diimbau untuk dapat melakukan rapid test pada 2.908 pekerja yang ada di pabrik ini, karena tidak mungkin Pemkot Malang mengatasi itu semua dengan fasilitas yang juga terbatas.

"Sejauh ini, apresiasi positif kami sampaikan pada PT. HM Sampoerna atas peran sertanya membantu Pemkot Malang dalam mengatasi penyebaran virus COVID-19 ini, sekaligus upayanya menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pabrik," pungkas Sutiaji.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1989 seconds (11.252#12.26)