Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Selasa, 23 Juni 2026 - 23:00 WIB
loading...
Tim Dosen STKIP Kusuma Negara gelar pelatihan pembuatan E-LKPD berbasis STEM bagi guru MI Al Istiqlal Karawang. FOTO/IST
A
A
A
KARAWANG - Transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya menyasar sekolah-sekolah umum, tetapi juga mulai diperkuat di tingkat madrasah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) berbasis STEM yang diberikan tim dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara kepada para guru MI Al Istiqlal Karawang.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 itu bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.
Program pengabdian ini didanai oleh pemerintah melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat tahun anggaran 2026.
Ketua Tim Pengabdian, Nurina Kurniasari Rahmawati, menjelaskan, pelatihan difokuskan pada pemanfaatan platform Canva untuk merancang E-LKPD berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Menurutnya E-LKPD tidak hanya berfungsi sebagai lembar tugas, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kemampuan berpikir kritis. Selain itu, E-LKPD mengasah kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik.
"Canva dipilih karena mudah digunakan dan mendukung desain pembelajaran yang menarik," tutur Nurina dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari konsep dasar E-LKPD, prinsip pembelajaran STEM, hingga keterampilan mendesain media pembelajaran digital yang menarik. Materi yang diberikan mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, pemilihan aktivitas berbasis masalah, integrasi unsur STEM, pembuatan desain visual, hingga penyisipan gambar, video, tautan, dan elemen interaktif ke dalam E-LKPD.
Tak hanya menerima materi, para guru juga langsung mempraktikkan pembuatan E-LKPD sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan karakteristik peserta didik di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Dalam pelaksanaan program ini, Nurina dibantu Fitriyani dan Abdul Hakim Ma’ruf, serta didukung tim dosen lainnya yakni Arie Purwa Kusuma, Audi Yundayani, dan Ahmad Jauhari H.R.
Nurina mengharapkan program berdampak berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan inovasi media ajar. "Terutama di MI Al Istiqlal Karawang," ujarnya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 itu bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.
Program pengabdian ini didanai oleh pemerintah melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat tahun anggaran 2026.
Ketua Tim Pengabdian, Nurina Kurniasari Rahmawati, menjelaskan, pelatihan difokuskan pada pemanfaatan platform Canva untuk merancang E-LKPD berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Menurutnya E-LKPD tidak hanya berfungsi sebagai lembar tugas, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kemampuan berpikir kritis. Selain itu, E-LKPD mengasah kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik.
"Canva dipilih karena mudah digunakan dan mendukung desain pembelajaran yang menarik," tutur Nurina dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari konsep dasar E-LKPD, prinsip pembelajaran STEM, hingga keterampilan mendesain media pembelajaran digital yang menarik. Materi yang diberikan mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, pemilihan aktivitas berbasis masalah, integrasi unsur STEM, pembuatan desain visual, hingga penyisipan gambar, video, tautan, dan elemen interaktif ke dalam E-LKPD.
Tak hanya menerima materi, para guru juga langsung mempraktikkan pembuatan E-LKPD sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan karakteristik peserta didik di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Dalam pelaksanaan program ini, Nurina dibantu Fitriyani dan Abdul Hakim Ma’ruf, serta didukung tim dosen lainnya yakni Arie Purwa Kusuma, Audi Yundayani, dan Ahmad Jauhari H.R.
Nurina mengharapkan program berdampak berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan inovasi media ajar. "Terutama di MI Al Istiqlal Karawang," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :