Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA

Senin, 15 Juni 2026 - 10:28 WIB
loading...
Desa Les Bali Sukses...
Penduduk Desa Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara berhasil memadukan wisata dengan pelestarian budaya dan lingkungan. Foto/istimewa
A A A
BALI - Desa Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, menjadi contoh bagaimana pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan lingkungan. Melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), desa pesisir tersebut berkembang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat tanpa meninggalkan identitas lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Desa Les memiliki potensi alam yang beragam. Kawasan ini membentang dari perbukitan hijau, lahan pertanian yang subur, hingga wilayah pesisir yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat melalui sektor perikanan dan produksi garam tradisional. Berbagai potensi tersebut kemudian dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang mencakup wisata pantai, air terjun, hingga aktivitas berbasis komunitas.

Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2024, berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dijalankan melalui empat pilar kontribusi sosial, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 800 warga.

Baca juga: Bupati Sutjidra Tekankan Peran Strategis Bunda PAUD Wujudkan Generasi Emas Buleleng

Dampaknya, pendapatan masyarakat setempat tercatat meningkat hingga 25%. Selain itu, program tersebut juga membuka puluhan lapangan pekerjaan baru dan membantu memperluas penyerapan pasar terhadap produk-produk lokal hingga 100 persen.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, melalui Program DSA, pihaknya percaya bahwa pembangunan desa tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, kelestarian lingkungan, serta identitas budaya yang dimiliki masyarakat.

Lihat video: Disambut Hangat Tari Kecak, Presiden Prabowo Resmikan Semangat Baru di Sekolah Bali!


“Kami berharap kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia," ujarnya, Senin (15/6/2026).

Pada sektor kesehatan, warga bersama kader kesehatan aktif menjalankan berbagai program untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. Kegiatannya meliputi layanan Posyandu, edukasi kehamilan, hingga pemberian makanan tambahan secara rutin bagi anak yang mengalami stunting maupun gizi buruk.

Sementara itu, bidang pendidikan difokuskan pada peningkatan kapasitas generasi muda agar mampu berperan dalam pengembangan pariwisata desa. Salah satunya melalui pelatihan bahasa Inggris dan pembekalan kepariwisataan yang diproyeksikan untuk mencetak pemandu lokal bagi wisatawan mancanegara.

Melalui program kelas alam yang diikuti 15 peserta dari tingkat SD hingga SMA/SMK, anak-anak dan remaja di Desa Les mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari sehingga lebih percaya diri saat berinteraksi dengan wisatawan.

Upaya pelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan desa. Masyarakat terlibat dalam kegiatan konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis warga, serta produksi pupuk kompos.

Melalui program Les Grow, warga didorong untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah organik berupa daun kemudian diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu milik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa. Sebagian hasil kompos tersebut juga dipasarkan kembali sehingga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.

Di sektor kewirausahaan, Desa Les tetap mempertahankan tradisi pembuatan garam yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dengan metode alami dan proses produksi tradisional, masyarakat mampu menghasilkan sekitar dua hingga tiga ton garam setiap kali panen.

Pengembangan usaha masyarakat turut diperkuat melalui kerja sama dengan BUMDes Giri Segara untuk pemasaran produk unggulan desa dan pengembangan UMKM. Selain itu, kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali juga membuka pasar yang lebih luas, dengan permintaan garam mencapai sekitar satu ton per bulan atau senilai kurang lebih Rp25 juta.

Penguatan ekonomi berbasis potensi lokal tersebut menjadi bukti bahwa tradisi yang dijaga masyarakat dapat berkembang menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Berbagai upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa yang dijalankan akhirnya mengantarkan Desa Sejahtera Astra Desa Les meraih penghargaan Juara Umum Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata.

Program yang dijalankan di Desa Les juga sejalan dengan komitmen Astra untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Rekomendasi
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Berita Terkini
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Ketum KBPP Polri: Demokrasi...
Ketum KBPP Polri: Demokrasi Harus Bermartabat, Stabilitas Nasional Harus Dijaga
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Ini Tuntutan BEM SI...
Ini Tuntutan BEM SI Kerakyatan Jakarta saat Demo di Depan Gedung DPR
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Infografis
Bencana Alam dan Gelombang...
Bencana Alam dan Gelombang Panas Jadi Peringatan Dekatnya Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved