Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Jum'at, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB
loading...
A
A
A
Senada, Head of Sustainability & Corporate Management System Ceria Corp, Krishna Ismaputa, menjelaskan bahwa Green Legacy merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan yang selaras dengan agenda global dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
Khrisna juga menjelaskan bahwa program ini turut mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
"Program ini mendukung pencapaian SDGs 13 tentang aksi iklim, SDGs 14 mengenai perlindungan ekosistem perairan, serta SDGs 15 terkait pemulihan ekosistem daratan. Melalui penanaman dan pencatatan yang terintegrasi, kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi terhadap lingkungan dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang," ungkap Krishna dalam kesempatan yang sama.
Sementara, Manager Environmental PT Ceria Nugraha Indotama, Akramakum Ramli, menjelaskan bahwa pohon yang ditanam dalam kegiatan ini berasal dari nursery perusahaan dan ditempatkan pada area revegetasi yang telah ditetapkan berdasarkan rencana pengelolaan lingkungan.
Kata dia, setiap titik penanaman didokumentasikan melalui pencatatan koordinat GPS, identifikasi spesies tanaman, tanggal penanaman, serta data peserta yang terlibat.
"Seluruh informasi tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem Go Mine sebagai bagian dari database revegetasi perusahaan dan menjadi bahan pelaporan kepada Kementerian Lingkungan Hidup maupun Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Akram.
Adapun semangat Green Legacy merupakan bagian dari perjalanan yang telah dijalankan Ceria dalam menerapkan prinsip Good Mining Practice dan mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.
Khrisna juga menjelaskan bahwa program ini turut mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
"Program ini mendukung pencapaian SDGs 13 tentang aksi iklim, SDGs 14 mengenai perlindungan ekosistem perairan, serta SDGs 15 terkait pemulihan ekosistem daratan. Melalui penanaman dan pencatatan yang terintegrasi, kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi terhadap lingkungan dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang," ungkap Krishna dalam kesempatan yang sama.
Sementara, Manager Environmental PT Ceria Nugraha Indotama, Akramakum Ramli, menjelaskan bahwa pohon yang ditanam dalam kegiatan ini berasal dari nursery perusahaan dan ditempatkan pada area revegetasi yang telah ditetapkan berdasarkan rencana pengelolaan lingkungan.
Kata dia, setiap titik penanaman didokumentasikan melalui pencatatan koordinat GPS, identifikasi spesies tanaman, tanggal penanaman, serta data peserta yang terlibat.
"Seluruh informasi tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem Go Mine sebagai bagian dari database revegetasi perusahaan dan menjadi bahan pelaporan kepada Kementerian Lingkungan Hidup maupun Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Akram.
Adapun semangat Green Legacy merupakan bagian dari perjalanan yang telah dijalankan Ceria dalam menerapkan prinsip Good Mining Practice dan mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.
Lihat Juga :