Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:16 WIB
loading...
Prihatin Harga Telur...
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum mengaku ikut prihatin anjloknya harga telur ayam, khususnya di tingkat peternak. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Peternak ayam petelur di sejumlah daerah terancam bisnisnya sebagai imbas jatuhnya harga jual telur ayam di tingkat peternak dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini dipicu over supply di pasar yang tidak sebanding dengan serapan pasar dan daya beli masyarakat yang rendah.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum mengaku ikut prihatin anjloknya harga telur ayam, khususnya di tingkat peternak. Produksi telur ayam yang tinggi ternyata belum mampu diimbangi dengan permintaan pasar yang memadai.

Baca juga: Pedagang Sembako Nangis, Harga Telur Sudah Sebulan Naik

”Turut prihatin, karena ini menyangkut kelangsungan UMKM yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Dengan harga telur yang turun saat ini, maka dampaknya cukup signifikan bagi peternak. Harus ada langkah konkret untuk menyelamatkan usaha di tingkat peternak,” ujar Sarifah di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Di satu sisi saat ini pasokan telur ayam di eceran sangat melimpah, namun pada kenyataannya serapan di pasar tidak bisa mengangkat harga jual. Akibatnya harga telur anjlok. Awal bulan ini, harga telur ayam di tingkat peternak sempat mencapai level terendah Rp20.400 per kilogramnya.

Hari ini masih di kisaran Rp22.000 hingga Rp22.800 per kilogram jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram.

”Ini masalah tata niaga yang harus segera diurai oleh Kementerian Perdagangan. Sebagai Mitra Kerja Kemendag, Komisi VI DPR mendorong ada upaya konkret untuk menjaga rantai pasok dan permintaan telur di masyarakat menjadi stabil kembali dalam waktu dekat. Produksi telur di Tanah Air cukup kuat untuk menopang ketahanan pangan nasional,” kata Bunda Harum, sapaan akrab Sarifah Suraidah.

Srikandi politik dari Dapil Kalimantan Timur ini meminta Kementerian Perdagangan segera membangun kesepakatan strategis dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna mengoptimalkan penyerapan stok telur lokal sebagai upaya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sesuai arahan Fraksi Golkar DPR, Sarifah mendorong lahirnya regulasi yang tegas dan integrative untuk menjaga keberlangsungan ekosistem perunggasan nasional dari hulu hingga hilir.

"Kami meminta Kemendag segera berkoordinasi secara intensif dengan BGN untuk menghidupkan dan mengarahkan skema program MBG agar memprioritaskan stok dari peternak lokal. Menyelamatkan sektor perunggasan nasional bukan hanya soal menjaga stabilitas harga, tetapi juga melindungi mata pencaharian jutaan peternak di daerah," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim ini.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SMSI Bali Desak Aturan...
SMSI Bali Desak Aturan Ketat untuk Calon 'Dubai Baru' Indonesia
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
Rekomendasi
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Giorgio Tak Kunjung...
Giorgio Tak Kunjung Minta Maaf ke Ruben Onsu, Nanda Persada Ingatkan Soal Reputasi
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Berita Terkini
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved