Pramono Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK 2: Sudah Waktunya LRT Velodrome Sampai di Sini
Minggu, 17 Mei 2026 - 22:29 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat Peresmian Agung Kelenteng Tian Fu Gong di Riverwalk Island PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026). Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang pembangunan jalur LRT Jakarta bisa menjangkau kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Hal itu disampaikan Pramono ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Peresmian Agung Kelenteng Tian Fu Gong di Riverwalk Island PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026).
Mulanya, Pramono menyampaikan bahwa Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M, yang belum lama ia resmikan, ternyata mengalami lonjakan jumlah penumpang. Ia menyebut, target awal hanya 2.000 penumpang per hari, namun kini telah mencapai 8.000 penumpang setiap harinya.
"Mungkin 5-6 bulan yang lalu, atau bahkan lebih, saya meresmikan Transjabodetabek dari PIK 2 ke Blok M. Waktu itu targetnya hanya 2.000 per hari, sekarang sudah rata-rata 8.000 per hari," ucap Pramono ketika memberikan sambutan.
Baca Juga: Proyek LRT Velodrome-Manggarai Capai 69,88%, Jakpro Optimistis Bisa Atasi Kemacetan
Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang mengunjungi kawasan PIK, ia pun berencana menambah moda transportasi baru. Menurutnya, saat ini waktu yang cocok untuk memperpanjang jalur LRT Jakarta hingga kawasan PIK 2.
"Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini," kata Pramono.
Dalam kesempatan itu Pramono menjelaskan, bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat memperpanjang jalur LRT Jakarta. Dua rute baru yang disepakati diperpanjang yaitu Velodrome - Ancol dan Velodrome - Manggarai.
Sementara untuk rute Manggarai melanjutkan ke Dukuh Atas dan dari Ancol ke PIK 2, kini masih dilakukan pembahasan mendalam. "Saya segera akan memutuskan memang apakah menyelesaikan dari Manggarai ke Dukuh Atas atau melanjutkan trase yang sudah keluar izinnya dari pemerintah pusat, yang belum adalah hanya segmen dari Ancol ke PIK 2," ucap dia.
"Selain berperan sebagai tempat peribadatan peningkatan spiritualitas, saya berharap sungguh berharap Kelenteng Tian Fu Gong ini menjadi yang pertama adalah pusat interaksi sosial bagi para pemeluknya," ujar Pramono.
Selain itu, ia juga berharap lokasi kelenteng yang berdekatan dengan masjid dan tempat ibadah agama lain itu juga bisa menjadi destinasi wisata. "Berikutnya adalah tentunya destinasi wisata religi dan budaya. Kenapa ini menjadi penting, saya yakin sebenarnya di kita itu tidak kalah, hanya memang packaging kita itu selalu sering kali kurang baik," kata Pramono.
Pramono menambahkan, "Tetapi kalau melihat PIK 2 sudah mempersiapkan seperti ini, ada Katolik, ada Islam, ada Buddha, ada Taoisme, saya yakin orang pasti akan datang ke tempat ini, pasti akan datang ke tempat ini."
Mulanya, Pramono menyampaikan bahwa Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M, yang belum lama ia resmikan, ternyata mengalami lonjakan jumlah penumpang. Ia menyebut, target awal hanya 2.000 penumpang per hari, namun kini telah mencapai 8.000 penumpang setiap harinya.
"Mungkin 5-6 bulan yang lalu, atau bahkan lebih, saya meresmikan Transjabodetabek dari PIK 2 ke Blok M. Waktu itu targetnya hanya 2.000 per hari, sekarang sudah rata-rata 8.000 per hari," ucap Pramono ketika memberikan sambutan.
Baca Juga: Proyek LRT Velodrome-Manggarai Capai 69,88%, Jakpro Optimistis Bisa Atasi Kemacetan
Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang mengunjungi kawasan PIK, ia pun berencana menambah moda transportasi baru. Menurutnya, saat ini waktu yang cocok untuk memperpanjang jalur LRT Jakarta hingga kawasan PIK 2.
"Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini," kata Pramono.
Dalam kesempatan itu Pramono menjelaskan, bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat memperpanjang jalur LRT Jakarta. Dua rute baru yang disepakati diperpanjang yaitu Velodrome - Ancol dan Velodrome - Manggarai.
Sementara untuk rute Manggarai melanjutkan ke Dukuh Atas dan dari Ancol ke PIK 2, kini masih dilakukan pembahasan mendalam. "Saya segera akan memutuskan memang apakah menyelesaikan dari Manggarai ke Dukuh Atas atau melanjutkan trase yang sudah keluar izinnya dari pemerintah pusat, yang belum adalah hanya segmen dari Ancol ke PIK 2," ucap dia.
Memperkuat Tali Persaudaraan
Keberadaan Kelenteng Tian Fu Gong diharapkan menjadi wadah memperkuat tali persaudaraan para pemeluknya sekaligus sarana mempelajari kultur dan budaya leluhur Tionghoa."Selain berperan sebagai tempat peribadatan peningkatan spiritualitas, saya berharap sungguh berharap Kelenteng Tian Fu Gong ini menjadi yang pertama adalah pusat interaksi sosial bagi para pemeluknya," ujar Pramono.
Selain itu, ia juga berharap lokasi kelenteng yang berdekatan dengan masjid dan tempat ibadah agama lain itu juga bisa menjadi destinasi wisata. "Berikutnya adalah tentunya destinasi wisata religi dan budaya. Kenapa ini menjadi penting, saya yakin sebenarnya di kita itu tidak kalah, hanya memang packaging kita itu selalu sering kali kurang baik," kata Pramono.
Pramono menambahkan, "Tetapi kalau melihat PIK 2 sudah mempersiapkan seperti ini, ada Katolik, ada Islam, ada Buddha, ada Taoisme, saya yakin orang pasti akan datang ke tempat ini, pasti akan datang ke tempat ini."
(zik)
Lihat Juga :