Terima Kunjungan Siswa SMK, TBIG Komitmen Lanjutkan Program Pendidikan Vokasi
Jum'at, 15 Mei 2026 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
"Program ini dilaksanakan secara rutin dan terbuka bagi seluruh SMK yang ingin berpartisipasi. Hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing siswa vokasi agar memiliki peluang lebih besar untuk bekerja sebagai tenaga profesional," ujarnya, Jumat (15/6/2026).
Lihat video: Lulusan SMK Menganggur? Menjembatani Skill & Industri
Sebanyak 55 siswa dan delapan guru mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh dengan pendampingan tenaga ahli dari internal TBIG. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik operasional serta teknologi terkini yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengenalan dasar teknologi fiber optik.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa pendidikan vokasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang dinamis. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai.
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami ingin memastikan siswa memiliki keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” katanya.
Herman juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TBIG dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
Lihat video: Lulusan SMK Menganggur? Menjembatani Skill & Industri
Sebanyak 55 siswa dan delapan guru mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh dengan pendampingan tenaga ahli dari internal TBIG. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik operasional serta teknologi terkini yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengenalan dasar teknologi fiber optik.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa pendidikan vokasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang dinamis. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai.
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami ingin memastikan siswa memiliki keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” katanya.
Herman juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TBIG dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :