Reses di Jakbar, Sahroni Ingatkan Warga untuk Biasakan Selesaikan Konflik Lewat Jalur Hukum
Kamis, 07 Mei 2026 - 19:53 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) Masa Reses Anggota DPR di Auditorium Gelanggang Remaja Grogol, Jakarta Barat (Jakbar), yang dihadiri lebih dari 500 masyarakat. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) Masa Reses Anggota DPR di Auditorium Gelanggang Remaja Grogol, Jakarta Barat (Jakbar), yang dihadiri lebih dari 500 masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Sahroni berdialog langsung dengan warga terkait berbagai persoalan hukum dan keamanan yang kerap terjadi di tengah masyarakat.
Sahroni khususnya menekankan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, bukan dengan tindakan main hakim sendiri yang belakangan marak terjadi. “Apalagi sekarang saya lihat lagi marak orang main hakim sendiri di jalan, emosi sedikit main kekerasan,” ujar Sahroni, Kamis (7/5/2026).
“Nah dari itu, saya minta bapak ibu mohon biasakan selesaikan masalah lewat jalur hukum. Laporkan ke polisi, percayakan prosesnya kepada penegak hukum. Apalagi dalam KUHAP baru juga semakin ditekankan pendekatan restorative justice, jadi penyelesaian perkara itu diarahkan supaya lebih adil bagi semua pihak, bukan sekadar menghukum,” sambungnya.
![Reses di Jakbar, Sahroni Ingatkan Warga untuk Biasakan Selesaikan Konflik Lewat Jalur Hukum]()
Baca juga: Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
![Reses di Jakbar, Sahroni Ingatkan Warga untuk Biasakan Selesaikan Konflik Lewat Jalur Hukum]()
Menurutnya, budaya main hakim sendiri dan penyelesaian konflik dengan kekerasan tidak boleh dibiasakan karena justru bisa memicu persoalan baru di tengah masyarakat. “Pokoknya kalau konflik, ada kerugian, ada masalah di lingkungan, jangan main hakim sendiri. Jangan dikit-dikit pakai kekerasan atau intimidasi,” katanya.
![Reses di Jakbar, Sahroni Ingatkan Warga untuk Biasakan Selesaikan Konflik Lewat Jalur Hukum]()
“Negara kita negara hukum, jadi semua harus diselesaikan lewat mekanisme hukum yang benar agar masyarakat juga merasa aman dan terlindungi. Saya pastikan 100% polisi akan berikan penyelesaian berkeadilan,” lanjut Sahroni.
Terakhir, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hadir, dalam kegiatan tersebut, Sahroni juga turut membagikan paket sembako kepada warga peserta kegiatan.
Sahroni khususnya menekankan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, bukan dengan tindakan main hakim sendiri yang belakangan marak terjadi. “Apalagi sekarang saya lihat lagi marak orang main hakim sendiri di jalan, emosi sedikit main kekerasan,” ujar Sahroni, Kamis (7/5/2026).
“Nah dari itu, saya minta bapak ibu mohon biasakan selesaikan masalah lewat jalur hukum. Laporkan ke polisi, percayakan prosesnya kepada penegak hukum. Apalagi dalam KUHAP baru juga semakin ditekankan pendekatan restorative justice, jadi penyelesaian perkara itu diarahkan supaya lebih adil bagi semua pihak, bukan sekadar menghukum,” sambungnya.
.jpg)
Baca juga: Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!

Menurutnya, budaya main hakim sendiri dan penyelesaian konflik dengan kekerasan tidak boleh dibiasakan karena justru bisa memicu persoalan baru di tengah masyarakat. “Pokoknya kalau konflik, ada kerugian, ada masalah di lingkungan, jangan main hakim sendiri. Jangan dikit-dikit pakai kekerasan atau intimidasi,” katanya.

“Negara kita negara hukum, jadi semua harus diselesaikan lewat mekanisme hukum yang benar agar masyarakat juga merasa aman dan terlindungi. Saya pastikan 100% polisi akan berikan penyelesaian berkeadilan,” lanjut Sahroni.
Terakhir, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hadir, dalam kegiatan tersebut, Sahroni juga turut membagikan paket sembako kepada warga peserta kegiatan.
(rca)
Lihat Juga :