Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Rabu, 06 Mei 2026 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Dengan Harvard Medical School, UHN membangun program Primary Healthcare Impact Lab (PHIL) dan penyiapan Fakultas Kedokteran yang dipimpin oleh eks-Senior Advisor World Health Organization, Diah Satyani Saminarsih. Dengan Rujak Center for Urban Studies yang didirikan dan diarahkan oleh urbanis Marco Kusumawijaya, UHN membangun Pusat Studi Perkotaan Pesisir.
Dengan Global Alliance for Sustainability, UHN membangun Pusat Studi Sustainabilitasyang dipimpin oleh Direktur Utama PT Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta era 2016-2022, William Palitondok Sabandar. "Pusat-pusat kajian ini bukan sekadar nama, melainkan ruang strategis untuk menumbuhkan budaya ilmiah, memperkuat nalar kritis, dan melahirkan solusi bagi persoalan nyata masyarakat. Kami akan terus berupaya agar universitas ini menjadi tempat ilmu tidak berhenti pada teori, tapi jadi solusi berkemanfaatan," kata Sudirman.
Dia menegaskan bahwa akses pendidikan tinggi tidak boleh hanya dimiliki oleh mereka yang mampu secara ekonomi. Untuk itu, UHN juga membuka akses pendidikan bagi mahasiswa dari 12 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, hingga Sulawesi Barat. Kanalnya melalui program "Beasiswa Nusantara” dan dalam waktu dekat berencana meluncurkan "Beasiswa ASEAN".
Menutup pidatonya, Sudirman menyebut ada tiga bekal yang ia titipkan kepada para lulusan. Ketiga bekal itu adalah kepemimpinan masa depan, kontribusi nyata pada masyarakat, serta kebanggaan menjaga nama baik almamater.
"Lulusan disebut ‘baik’, itu bukan yang berhasil mengangkat dirinya saja, tapi juga yang mampu mengangkat derajat orang lain, membangun komunitasnya, dan memberi arti bagi bangsanya. UHN tidak hanya ingin melahirkan sarjana dan para ahli, tapi juga insan yang mampu menjadi cahaya di tengah lingkungannya," pungkasnya.
Dengan Global Alliance for Sustainability, UHN membangun Pusat Studi Sustainabilitasyang dipimpin oleh Direktur Utama PT Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta era 2016-2022, William Palitondok Sabandar. "Pusat-pusat kajian ini bukan sekadar nama, melainkan ruang strategis untuk menumbuhkan budaya ilmiah, memperkuat nalar kritis, dan melahirkan solusi bagi persoalan nyata masyarakat. Kami akan terus berupaya agar universitas ini menjadi tempat ilmu tidak berhenti pada teori, tapi jadi solusi berkemanfaatan," kata Sudirman.
Dia menegaskan bahwa akses pendidikan tinggi tidak boleh hanya dimiliki oleh mereka yang mampu secara ekonomi. Untuk itu, UHN juga membuka akses pendidikan bagi mahasiswa dari 12 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, hingga Sulawesi Barat. Kanalnya melalui program "Beasiswa Nusantara” dan dalam waktu dekat berencana meluncurkan "Beasiswa ASEAN".
Menutup pidatonya, Sudirman menyebut ada tiga bekal yang ia titipkan kepada para lulusan. Ketiga bekal itu adalah kepemimpinan masa depan, kontribusi nyata pada masyarakat, serta kebanggaan menjaga nama baik almamater.
"Lulusan disebut ‘baik’, itu bukan yang berhasil mengangkat dirinya saja, tapi juga yang mampu mengangkat derajat orang lain, membangun komunitasnya, dan memberi arti bagi bangsanya. UHN tidak hanya ingin melahirkan sarjana dan para ahli, tapi juga insan yang mampu menjadi cahaya di tengah lingkungannya," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :