Buntut Pendiri Ponpes Cabul, Kemenag Pindahkan Santri ke Sejumlah Sekolah di Pati

Selasa, 05 Mei 2026 - 09:26 WIB
loading...
Buntut Pendiri Ponpes...
Kemenag memutuskan memindahkan pendidikan santri di Ponpes Ndolo Kusumo ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pati. Langkah ini dilakukan imbas kasus pendiri sekaligus pengasus ponpes yang mencabuli santriwati. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A A A
PATI - Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan memindahkan pendidikan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan imbas kasus pendiri sekaligus pengasus ponpes yang mencabuli santriwati.

“Pendidikan para santri Ndolo Kusumo harus terus berlanjut, ini yang juga menjadi fokus Kementerian Agama. Kita akan pindahkan para santri agar bisa melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pati,” ujar Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Tersangkut Kasus Guru Cabul, Kegiatan Belajar di Ponpes Depok Masih Berjalan

Langkah ini merupakan tindak lanjut Kemenag setelah menghentikan proses pendaftaran santri baru di Pesantren Ndolo Kusumo. Sedianya, jumlah santri di Ponpes Ndolo Kusumo mencapai 252 anak.

Dari jumlah itu, empat santri masih belajar di tingkat Raudlatul Athfal, 89 santri tingkat Madrasah Ibtidaiyah dan 30 anak di antaranya kelas 6 dan sudah mengkuti ujian sejak 4 – 12 April 2026. “Mereka yang kelas 6 tidak mukim di pesantren,” ucapnya.

Selain itu, ada 91 santri yang belajar di Sekolah Menengah Pertama, 50 santri di Madrasah Aliyah, dan 8 santri tidak sekolah atau hanya mondok. Mereka semua tinggal atau mukim di pesantren.

“Seluruh santri Ndolo Kusumo yang mukim di pesantren dipulangkan ke rumah masing-masing pada 2 dan 3 Mei 2026,” kata Basnang.

Selanjutnya, Kemenag Kabupatan Pati akan memfasilitasi proses kepindahan sekolah para santri. Pihaknya sudah mengidentifikasi dan merekomendasikan sejumlah lembaga baik pesantren, sekolah, atau madrasah.

Terdapat 6 lembaga pendidikan yang akan menjadi tujuan kepindahan para santri Ndolo Kusumo yaitu:
1. MI Khoiriyatul Ulum Sitiluhur, Gembong, Kab. Pati
2. MI Matholiun Najah Tlogosari, Tlogowungu, Kab. Pati
3. SMP Al-Akrom Banyuurip, Margorejo, Kab. Pati
4. MA Al-Akrom Banyuurip, Margorejo, Kab. Pati
5. MA Assalafiyah Lahar, Gembong, Kab. Pati
6. MA Khoiriyatul Ulum Trangkil, Kab. Pati

“Khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Kemenag juga akan memproses kepindahan mereka ke madrasah atau sekolah binaan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Pati,” ujar Basnang.

“Sejalan dengan proses afirmasi terhadap para santri, Kemenag juga akan mencabut tanda daftar (Ijop) Pesantren Ndolo Kusumo, Tlogosari, Tlogowungu, Pati,” tambahnya.

Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan ponpes kembali mencuat, salah satunya terjadi di Ponpes Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Seorang oknum pendiri ponpes berinisial S telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati.

Kasus ini mencuat setelah dilaporkan oleh korban yang sebagian besar adalah santriwati, termasuk anak yatim piatu. Dugaan pelecehan sudah dilaporkan sejak tahun 2024, namun baru terungkap secara luas pada Mei 2026. Pelaku diduga kerap menghubungi santriwati pada tengah malam.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved