Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Senin, 04 Mei 2026 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, inovasi dalam Program Lestari Kota juga diwujudkan melalui metode pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan. Peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi juga mengalami langsung proses budidaya, menghadapi tantangan di lapangan, serta memahami bagaimana mengoptimalkan hasil dalam kondisi lahan terbatas. Pendekatan ini memastikan bahwa inovasi tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dan direplikasi secara berkelanjutan.
Corporate Secretary Ewindo Faisal Reza mengatakan, dalam program ini, Ewindo tidak hanya menghadirkan benih, tetapi juga pendekatan budidaya yang adaptif terhadap keterbatasan lahan perkotaan. Melalui pemilihan varietas yang tepat, metode budidaya yang mudah diterapkan, serta pendampingan yang berkelanjutan, Ewindo berupaya mendorong praktik urban farming agar dapat diadopsi secara luas dan memberikan hasil yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Program Lestari Kota merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi petani, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk di wilayah perkotaan. Melalui pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan, kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, dimulai dari lingkungan terdekat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Lebih jauh, kata Faisal, keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat di lingkungan kerja, tetapi juga dapat diterapkan di rumah tangga maupun komunitas. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat perkotaan untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi melalui akses terhadap sayuran segar yang ditanam sendiri.
Program Lestari Kota juga menjadi contoh kolaborasi multipihak dalam menjawab tantangan ketahanan pangan. Pendekatan edukasi berbasis praktik ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain, sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan memperkuat peran urban farming sebagai bagian dari sistem pangan yang berkelanjutan.
Corporate Secretary Ewindo Faisal Reza mengatakan, dalam program ini, Ewindo tidak hanya menghadirkan benih, tetapi juga pendekatan budidaya yang adaptif terhadap keterbatasan lahan perkotaan. Melalui pemilihan varietas yang tepat, metode budidaya yang mudah diterapkan, serta pendampingan yang berkelanjutan, Ewindo berupaya mendorong praktik urban farming agar dapat diadopsi secara luas dan memberikan hasil yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Program Lestari Kota merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi petani, tetapi juga bagi masyarakat luas, termasuk di wilayah perkotaan. Melalui pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan, kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, dimulai dari lingkungan terdekat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Lebih jauh, kata Faisal, keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat di lingkungan kerja, tetapi juga dapat diterapkan di rumah tangga maupun komunitas. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat perkotaan untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi melalui akses terhadap sayuran segar yang ditanam sendiri.
Program Lestari Kota juga menjadi contoh kolaborasi multipihak dalam menjawab tantangan ketahanan pangan. Pendekatan edukasi berbasis praktik ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain, sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan memperkuat peran urban farming sebagai bagian dari sistem pangan yang berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :