Tragis, Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta, 4 Tewas Termasuk 2 Balita

Jum'at, 01 Mei 2026 - 15:23 WIB
loading...
Tragis, Mobil Rombongan...
Minibus mengangkut rombongan pengantar calon jemaah haji tertabrak kereta api di Tuko, Pulokulon, Grobogan Jumat (1/5/2026). Akibatnya empat penumpang tewas. Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
A A A
GROBOGAN - Kecelakaan lalu lintas menimpa mobil yang dinaiki rombongan pengantar calon jemaah haji di Grobogan, Jawa Tengah. Minibus yang mengangkut sembilan orang penumpang tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Jumat (1/5/2026).

Akibat kecelakaan maut tersebut, empat orang penumpang tewas di lokasi kejadian, di mana dua di antaranya merupakan balita. Sementara itu, dua orang mengalami luka berat dan tiga lainnya luka ringan.

Baca juga: Sosmed Dipantau Ketat Aparat Saudi, 7 WNI Ditangkap Akibat Jual Paket Haji Ilegal

Berdasarkan rekaman video amatir warga, kondisi minibus tersebut mengalami kerusakan parah atau ringsek setelah terpental sejauh sepuluh meter dan terjun ke area persawahan sedalam enam meter.



Warga yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjepit di dalam badan mobil. Proses evakuasi sempat berjalan dramatis dan mengalami kendala karena kondisi lokasi yang masih gelap gulita serta diselimuti kabut tebal.

Salah seorang warga setempat, Bima menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, terdapat iring-iringan sembilan mobil pengantar haji yang melaju dari arah selatan.

Baca juga: Tegas! 18 Calon Jemaah Haji Pakai Visa Non-Prosedural Ditunda Keberangkatannya

"Mobil korban merupakan iring-iringan nomor tiga. Dua mobil di depannya selamat, namun saat mobil ketiga melintas, muncul kereta api. Kondisi saat itu kabutnya sangat tebal, jadi pandangan sopir terbatas. Apalagi di situ tidak ada rambu atau petugas palang pintu," ujar Bima di lokasi kejadian.

Dua mobil rombongan yang berada di posisi depan berhasil melintasi rel dengan selamat dan melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Grobogan. Namun, nahas bagi penumpang di mobil ketiga yang masih satu keluarga tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Ari Eko, menjelaskan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga kuat akibat terbatasnya jarak pandang pengemudi.

"Penyebab kecelakaan diduga karena adanya kabut tebal yang menyelimuti perlintasan kereta api, sehingga mengganggu pandangan pengendara yang melintas," jelas Iptu Ari Eko.

Diketahui, perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini merupakan akses utama yang cukup ramai digunakan warga untuk beraktivitas. Selama ini, warga sekitar secara swadaya membuat palang perlintasan dan menjaganya secara bergantian, namun hanya terbatas dari pagi hingga sore hari saja.

Saat ini, empat jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr R Soedjati, Purwodadi. Sedangkan lima korban luka-luka lainnya tengah mendapatkan perawatan intensif di ruang UGD rumah sakit yang sama.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api, terutama pada waktu dini hari saat jarak pandang terbatas.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol, 2 Staf Tewas
Kronologi 2 Orang Tewas...
Kronologi 2 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR Cakung
Kecelakaan 2 Truk di...
Kecelakaan 2 Truk di Tol Dalkot, Kenek Tewas dan Sopir Luka Ringan
Tinjau Kecelakaan di...
Tinjau Kecelakaan di Muratara, Jasa Raharja Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik
DPR Minta Audit Menyeluruh...
DPR Minta Audit Menyeluruh Standar Keselamatan Akibat Kecelakaan Maut di Muratara
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Jasa Raharja Sosialisasikan...
Jasa Raharja Sosialisasikan JRKu, Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah
Tim Alice Norin Jadi...
Tim Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
Juara! Spanyol Cetak...
Juara! Spanyol Cetak 2 Rekor di Euro 2024: 4 Gelar dan 7 Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved