Cetak Lulusan Berkualitas, Sekolah Rakyat Jajaki Kolaborasi Nasional dan Internasional

Sabtu, 18 April 2026 - 20:55 WIB
loading...
Cetak Lulusan Berkualitas,...
Program Sekolah Rakyat (SR) terus dikembangkan sebagai solusi memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Foto/SindoNews
A A A
BANDUNG - Program Sekolah Rakyat (SR) terus dikembangkan sebagai solusi memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah bersama berbagai mitra kini menjajaki kolaborasi nasional dan internasional guna membuka peluang lebih luas bagi para siswa, termasuk akses kerja global.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi salah satu mitra strategis yang mulai menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos).

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI Agus Setiabudi menyebut kolaborasi ini sebagai respons terhadap kebutuhan nyata di dunia pendidikan. “Ini bisa dikatakan sebagai gayung bersambut. Kita memang sedang mencari berbagai permasalahan nyata yang ada di dunia pendidikan,” kata Agus di Bandung, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Prabowo Ingin Setiap Kota/Kabupaten Punya Sekolah Rakyat

Agus menjelaskan, kontribusi UPI akan difokuskan pada pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas guru, serta perumusan konsep penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Selain itu, UPI juga akan mengirimkan mahasiswa untuk praktik kerja lapangan guna mendukung kebutuhan tenaga pendidik.

“Selanjutnya, mereka akan melihat kapasitas mahasiswa kita. Jika memiliki prospek, ke depan bisa direkrut menjadi staf. Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dilakukan pembinaan bagi para guru serta penataan kurikulum sekolah,” ujarnya.

Menurut Agus, UPI siap memperkuat program ini melalui penyusunan nota kesepahaman, pengembangan proyek percontohan, hingga penyusunan peta jalan pendidikan yang berorientasi pada kemandirian lulusan.

Lihat video: Prabowo Singgung Kirim Siswa Sekolah Rakyat ke LN saat Peresmian di Banjarbaru


Sementara itu, Kemensos juga membuka peluang kerja sama internasional untuk memperluas prospek lulusan Sekolah Rakyat. Salah satunya melalui kemitraan dengan Regiono Group dari Jepang yang bergerak di bidang pendidikan dan layanan kesehatan.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan kerja sama ini diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja caregiver dari lulusan Sekolah Rakyat.

“Jadi dari keluarga miskin, kemudian kita latih, ya caregiver ini. Kemudian memang nanti kita berharap ini bisa (menjadi) kerja sama permanen, strategis lah ya,” ujarnya.

Agus menambahkan, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat skema graduasi, yakni mendorong penerima bantuan sosial agar mampu mandiri secara ekonomi.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo menegaskan kurikulum Sekolah Rakyat dirancang tidak hanya untuk pendidikan akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan kerja. “Jadi begitu lulus dari itu, sudah bisa berangkat ke sana (Jepang),” jelasnya.

Supomo juga menyebut Kemensos akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, untuk memastikan keberlanjutan program.

Dari pihak mitra, CEO Regiono Group Nakashima Yasuharu mengungkapkan kebutuhan tenaga kerja caregiver dari Indonesia cukup besar dalam beberapa tahun ke depan. “Selama beberapa tahun ke depan, kami membutuhkan sekitar 400 caregiver,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi akses pendidikan alternatif, tetapi juga menjadi jembatan menuju peningkatan kesejahteraan dan mobilitas sosial bagi masyarakat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
Sekolah Rakyat di Sumut...
Sekolah Rakyat di Sumut Melaju Cepat, Progres Sejumlah Lokasi Lampaui Target
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Rekomendasi
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved