World Bank Didesak Hentikan Danai Rp140 Triliun untuk Peternakan Intensif

Jum'at, 17 April 2026 - 21:08 WIB
loading...
A A A
Selain itu, fakta krusial: sekitar 80% lahan pertanian global saat ini digunakan untuk industri peternakan intensif, baik untuk penggembalaan maupun produksi pakan. Produksi kedelai menjadi salah satu pendorong utama, di mana 77% kedelai dunia digunakan sebagai pakan ternak, bukan untuk konsumsi manusia.

Ketimpangan ini berdampak langsung pada Indonesia. Ketergantungan impor bungkil kedelai untuk pakan ternak meningkatkan kerentanan ekonomi nasional, terutama saat terjadi fluktuasi harga global yang berujung pada kenaikan harga pangan. Dan juga alih fungsi hutan dan lahan untuk perluasan peternakan yang akan menghilangkan keanekaragaman hayati.

Managing Director Act for Farmed Animals, Arie Utami mengatakan, deforestasi adalah salah satu penyebab utama dari krisis iklim. Deforestasi yang masif untuk peternakan intensif dan pakan bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada keadilan sosial. Baca juga: BPS: Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Sektor Peternakan

Secara global, dampaknya dirasakan oleh berbagai lapisan, termasuk masyarakat adat yang kehilangan ruang hidupnya saat kita dihadapkan pada krisis air dan cuaca ekstrem. ”Investasi sektor perbankan seharusnya diarahkan pada sistem pangan yang berkelanjutan, berketahanan iklim seperti pangan nabati yang berbasis lokal di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai kelanjutan dari aksi ini, Act for Farmed Animals akan mengadakan webinar untuk membedah lebih dalam mengenai dampak sistemik peternakan intensif terhadap ekonomi, lingkungan, dan komunitas terdampak. Untuk mendukung gerakan ini bisa menandatangani petisi di: https://www.sinergiaanimalinternational.org/divestment-campaign
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved