BMKG: Potensi Hujan Berlanjut hingga Akhir April 2026

Selasa, 14 April 2026 - 08:22 WIB
loading...
A A A
"Di sisi lain, terdeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia selatan Lampung, Selat Karimata, dan Laut Arafuru yang mendorong terbentuknya zona pertemuan angin, konvergensi, dan konfluensi, sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang dipengaruhi pola angin tersebut," jelas BMKG.

Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan

Dalam sepekan ke depan, BMKG mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer dalam skala global, regional, dan lokal. Pada skala global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase netral. Secara regional, pengaruh Monsun Australia tampak semakin kuat dan diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

"Penguatan ini mendorong masuknya massa udara yang relatif kering dari Australia ke Indonesia. Di sisi lain, pola angin zonal yang didominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia menjadi salah satu tanda bahwa beberapa wilayah mulai berangsur memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau."

Meski demikian, sejumlah dinamika atmosfer lainnya masih berperan dalam mendukung potensi hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Secara spasial, MJO diprediksi melintasi sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau. Selain itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di Pulau Sumatera bagian tengah hingga selatan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Pulau Papua bagian utara hingga tengah.

Kemudian, Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di pesisir selatan Jawa Barat, Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi bagian utara hingga tengah, Maluku Utara, dan Papua Selatan. Aktivitas gelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG) juga diprediksi aktif di Laut Banda dan Laut Arafura. Kondisi ini dapat memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Pada skala lokal, kondisi labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Potensi Hujan Sepekan ke Depan

Periode 14 – 16 April 2026
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved