Ratusan Hektare Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Tangerang Minta Bantuan DPR

Jum'at, 10 April 2026 - 20:56 WIB
loading...
Ratusan Hektare Sawah...
Paguyuban Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Tangerang mengirim surat permohonan audiensi ke Ketua Komisi IV DPR untuk menyampaikan aspirasi dan meminta perlindungan. FOTO/IST
A A A
TANGERANG - Paguyuban Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Tangerang mengirim surat permohonan audiensi ke Ketua Komisi IV DPR untuk menyampaikan aspirasi dan meminta perlindungan. Mereka terancam kehilangan mata pencaharian, karena pabrik yang selama ini menyerap gabah petani tak lagi beroperasi setelah kekurangan pasokan.

"Kami ingin menyampaikan aspirasi, memohon perhatian, perlindungan, juga solusi atas masalah yang kami hadapi," kata Ketua Paguyuban Penggilingan Padi Pakuhaji Yulianto dalam keterangan, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, para pekerja penggilingan padi Pakuhaji kian tergerus oleh proyek pengembangan kawasan PIK 2. Mereka terancam kehilangan mata pencaharian, karena pabrik yang selama ini menyerap gabah petani tak lagi beroperasi setelah kekurangan pasokan.

Seperti menimpa para pekerja PT MKU. Sejak 2024, sekitar 500 orang terpaksa dirumahkan dari sentra penggilingan modern yang berdiri sejak 2007 itu.

"Karena kesulitan pasokan (gabah). Bisa kita lihat itu lahan pertanian diurug, saluran irigasi ditutup, ya otomatis sawah-sawah rusak nggak layak digarap," kata Yulianto.

Selama ini hubungan sentra penggilingan padi tempatnya bekerja dengan petani sekitar saling menguntungkan. Perusahaan, tuturnya, sedari dulu memberikan pembinaan dan pendampingan tentang penerapan sistem pertanian kepada petani.

Pendampingan itu, lanjut dia, mulai dari pengelolaan lahan hingga metode dan praktik pertanian secara baik dan berkelanjutan. "Tapi dengan kondisi sekarang ini semua kena dampaknya, ya para petani termasuk kami para pekerja jadi korban," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rekomendasi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Berita Terkini
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved