Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Kamis, 09 April 2026 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Herry bertemu unit counter terrorism E8 Malaysia yang mengungkap fenomena baru radikalisasi di kalangan anak muda, termasuk melalui media sosial dan game online. Kedua pihak sepakat meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat pertukaran informasi intelijen untuk mendeteksi dini potensi ancaman tersebut.
“Radikalisasi saat ini berkembang dengan pola baru yang menyasar generasi muda. Karena itu, kerja sama intelijen menjadi sangat penting untuk mencegahnya sejak dini,” ucapnya.
Puncak kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama Ketua Polis Melaka DCP Dzulkhairi Mukhtar. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama keamanan, termasuk dalam penanganan karhutla, terorisme, dan kejahatan lintas negara lainnya.
Jenderal jebolan Akpol 1996 ini juga menekankan kedekatan historis dan budaya antara Riau dan Melaka sebagai modal sosial dalam membangun kolaborasi yang lebih erat. “Kita ini satu rumpun Melayu. Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi jalan untuk menyatukan tujuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Melalui rangkaian pertemuan ini, Herry menegaskan komitmen mendorong terbentuknya sistem kerja sama yang lebih terintegrasi, mulai dari joint intelligence sharing, patroli bersama, hingga pelatihan lintas negara.
“Radikalisasi saat ini berkembang dengan pola baru yang menyasar generasi muda. Karena itu, kerja sama intelijen menjadi sangat penting untuk mencegahnya sejak dini,” ucapnya.
Puncak kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama Ketua Polis Melaka DCP Dzulkhairi Mukhtar. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama keamanan, termasuk dalam penanganan karhutla, terorisme, dan kejahatan lintas negara lainnya.
Jenderal jebolan Akpol 1996 ini juga menekankan kedekatan historis dan budaya antara Riau dan Melaka sebagai modal sosial dalam membangun kolaborasi yang lebih erat. “Kita ini satu rumpun Melayu. Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi jalan untuk menyatukan tujuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Melalui rangkaian pertemuan ini, Herry menegaskan komitmen mendorong terbentuknya sistem kerja sama yang lebih terintegrasi, mulai dari joint intelligence sharing, patroli bersama, hingga pelatihan lintas negara.
(jon)
Lihat Juga :