Peragakan 32 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi, Terungkap Fakta Sepasang Kekasih Ini
Jum'at, 18 September 2020 - 21:25 WIB
loading...
Ada 32 adegan yang diperagakan , dua tersangka sepasang kekasih berinisial DAF dan LAS, dalam rekonstruksi itu. SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya , Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi sudah melakukan rekonstruksi kasus mutilasi terhadap korban RHW. Ada 32 adegan yang diperagakan , dua tersangka sepasang kekasih berinisial DAF dan LAS, dalam rekonstruksi itu.
"Dari rekonstruksi itu ada 13 lokasi, 12 lokasi digantikan (tempatnya) di Polda Metro dan 1 lokasi dilakukan di apartemen (Pasar Baru). Ada 32 adegan dalam rekonstruksi itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (18/9/2020). (Baca juga; Pelaku Mutilasi Sepasang Kekasih, Korban Dibunuh saat Berhubungan Badan )
Menurut dia, dalam rekonstruksi itu, ada sejumlah tahapan yang dilakukan pelaku, mulai dari perencanaan hingga eksekusinya. Dari rekontrsuksi itu, polisi juga menemukan sejumlah fakta-fakta, yakni tentang indetitas pelaku, khususnya LAS.
"Identitas keseharian pelaku, tersangka L ini seorang sarjana MIPA dari salah satu universitas terkenal di Jakarta, pernah ikut olimliade tingkat provinsi dan sering mengajar mahasiswa serta pernah bekerja di perusahaan besar," tuturnya.
Namun, kata dia, saat situasi pandemi, dia menjadi menganggur dan berkenalan dengan DAF hingga menjadi sepasang kekasih. Karena menganggur itu atau alasan ekonomi, keduanya pun melakukan perbuatan tersebut. (Baca juga; Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Mutilasi Terancam Hukuman Mati )
"Dari rekonstruksi itu ada 13 lokasi, 12 lokasi digantikan (tempatnya) di Polda Metro dan 1 lokasi dilakukan di apartemen (Pasar Baru). Ada 32 adegan dalam rekonstruksi itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (18/9/2020). (Baca juga; Pelaku Mutilasi Sepasang Kekasih, Korban Dibunuh saat Berhubungan Badan )
Menurut dia, dalam rekonstruksi itu, ada sejumlah tahapan yang dilakukan pelaku, mulai dari perencanaan hingga eksekusinya. Dari rekontrsuksi itu, polisi juga menemukan sejumlah fakta-fakta, yakni tentang indetitas pelaku, khususnya LAS.
"Identitas keseharian pelaku, tersangka L ini seorang sarjana MIPA dari salah satu universitas terkenal di Jakarta, pernah ikut olimliade tingkat provinsi dan sering mengajar mahasiswa serta pernah bekerja di perusahaan besar," tuturnya.
Namun, kata dia, saat situasi pandemi, dia menjadi menganggur dan berkenalan dengan DAF hingga menjadi sepasang kekasih. Karena menganggur itu atau alasan ekonomi, keduanya pun melakukan perbuatan tersebut. (Baca juga; Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Mutilasi Terancam Hukuman Mati )
Lihat Juga :