Water Cannon Brimob Disinfeksi Lokasi Keramaian di Parepare
Jum'at, 18 September 2020 - 20:04 WIB
loading...
Armoured Water Cannon Batalyon B Brimob Parepare diturunkan untuk melakukan penyemprotan desinfektan pada titik-titik yang dianggap rawan penyebaran COVID-19. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 terus dilakukan pemerintah Kota Parepare . Upaya itu dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI-Polri, seperti penyemprotan disinfektan massal yang dilakukan hari ini, Jumat (18/9/2020).
Juru Bicara Tim Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kota Parepare, Halwatiah mengatakan, penyemprotan yang dilakukan menyasar sejumlah titik-titik yang terfokus pada area pelayanan publik. "Penyemprotan disinfektan, menggunakan armoured water cannon (AWC) Brimob Parepare," jelasnya.
Baca juga: Infeksi COVID-19 Meningkat, Pemkot Parepare Lakukan Rapid Test Massal
Komandan Batalyon B pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel , Kompol Sapari mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di lokasi yang banyak dilintasi, seperti di pasar-pasar, tempat ibadah, kantor pelayanan, dan titik layanan publik lainnya.
Dalam meminimalisir penyebaran dan memutus mata rantai corona, kata Sapari, diperlukan sinergitas bersama. Pihaknya, kata dia, ikut bergerak dan tidak tinggal diam untuk berkontribusi dalam penanganan corona di Parepare.
Juru Bicara Tim Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kota Parepare, Halwatiah mengatakan, penyemprotan yang dilakukan menyasar sejumlah titik-titik yang terfokus pada area pelayanan publik. "Penyemprotan disinfektan, menggunakan armoured water cannon (AWC) Brimob Parepare," jelasnya.
Baca juga: Infeksi COVID-19 Meningkat, Pemkot Parepare Lakukan Rapid Test Massal
Komandan Batalyon B pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel , Kompol Sapari mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di lokasi yang banyak dilintasi, seperti di pasar-pasar, tempat ibadah, kantor pelayanan, dan titik layanan publik lainnya.
Dalam meminimalisir penyebaran dan memutus mata rantai corona, kata Sapari, diperlukan sinergitas bersama. Pihaknya, kata dia, ikut bergerak dan tidak tinggal diam untuk berkontribusi dalam penanganan corona di Parepare.
Lihat Juga :