DPRD Kota Makassar Realokasi Anggaran Rp10 Miliar untuk Lawan COVID-19
Jum'at, 10 April 2020 - 11:20 WIB
loading...
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo memimpin rapat bersama pimpinan AKD DPRD Kota Makassar beberapa waktu lalu. Foto: Humas DPRD Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo menyebutkan, akan mendukung setiap langkah pemerintah, khususnya Pj Wali Kota Makassar dalam menghadapi pandemi COVID-19.
"Kita di DPRD menunggu aksi beliau (Pj Wali Kota Makassar selaku ketua gugus) dan prinsipnya DPRD support langkah ketua gugus untuk penanganan COVID-19, termasuk realokasi anggaran," ujarnya, Jumat (10/4/2020).
Legislator Nadem tersebut menjelaskan bahwa realokasi anggaran menjadi sesuatu yang sangat penting saat ini. Apalagi sebelumnya telah ada instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengenai kebijakan realokasi tersebut.
"DPRD merealokasi anggaran kurang lebih Rp10 milliar, terdiri dari anggaran reses Rp5 milliar, (sisanya) sosialisasi penyebarluasan peraturan daerah (Perda), kemudian ada juga perjalanan dinas," katanya.
Lebih lanjut Rudianto menyebut, bahwa realokasi ini sebagai bentuk empati terhadap dampak yang ditimbulkan COVID-19 di Kota Makassar.
Saat ini, Rudianto merinci, total anggaran yang akan dialokasikan dapat mencapai Rp190 milliar, anggaran yang diperuntungkan pemkot saat ini sebanyak Rp30 milliar ditambah Rp10 milliar, total Rp40 milliar. Rudianto menegaskan bahwa masih ada kemungkinan anggaran tersebut bertambah, pasalnya masih ada total sebanyak 51 SKPD se-Kota Makassar yang akan dipotong anggarannya sebanyak 10%. hingga dia memperkirakan anggaran dapat mencapai Rp190 milliar.
"Hitung-hitung nanti itu Rp190 milliar bisa saja karena saya dapat informasi perhari ini batas waktu realokasi, refocusing dan semua SKPD kurang lebih 51 SKPD dipotong anggarannya 10%," ucap Rudianto.
"Kita di DPRD menunggu aksi beliau (Pj Wali Kota Makassar selaku ketua gugus) dan prinsipnya DPRD support langkah ketua gugus untuk penanganan COVID-19, termasuk realokasi anggaran," ujarnya, Jumat (10/4/2020).
Legislator Nadem tersebut menjelaskan bahwa realokasi anggaran menjadi sesuatu yang sangat penting saat ini. Apalagi sebelumnya telah ada instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengenai kebijakan realokasi tersebut.
"DPRD merealokasi anggaran kurang lebih Rp10 milliar, terdiri dari anggaran reses Rp5 milliar, (sisanya) sosialisasi penyebarluasan peraturan daerah (Perda), kemudian ada juga perjalanan dinas," katanya.
Lebih lanjut Rudianto menyebut, bahwa realokasi ini sebagai bentuk empati terhadap dampak yang ditimbulkan COVID-19 di Kota Makassar.
Saat ini, Rudianto merinci, total anggaran yang akan dialokasikan dapat mencapai Rp190 milliar, anggaran yang diperuntungkan pemkot saat ini sebanyak Rp30 milliar ditambah Rp10 milliar, total Rp40 milliar. Rudianto menegaskan bahwa masih ada kemungkinan anggaran tersebut bertambah, pasalnya masih ada total sebanyak 51 SKPD se-Kota Makassar yang akan dipotong anggarannya sebanyak 10%. hingga dia memperkirakan anggaran dapat mencapai Rp190 milliar.
"Hitung-hitung nanti itu Rp190 milliar bisa saja karena saya dapat informasi perhari ini batas waktu realokasi, refocusing dan semua SKPD kurang lebih 51 SKPD dipotong anggarannya 10%," ucap Rudianto.
Lihat Juga :