Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Rabu, 18 Maret 2026 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 25 Teks Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Singkat Namun Penuh Makna
“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Kegiatan ini memberi kami semangat baru untuk berubah dan menjalani hidup dengan lebih baik,” ungkapnya.
Usai prosesi Mecaru, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh di dalam area lapas, yang disebut sebagai yang pertama digelar di lingkungan pemasyarakatan di Indonesia. Patung ogoh-ogoh yang diarak merupakan hasil karya warga binaan sendiri.
Meski sederhana, pawai berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Tradisi ogoh-ogoh dalam rangkaian Nyepi melambangkan sifat buruk atau energi negatif yang harus dikendalikan. Bagi warga binaan, momen ini menjadi refleksi diri atas perjalanan hidup yang sedang dijalani.
"Kegiatan ini menunjukkan nilai budaya dan spiritual tetap dapat hidup, bahkan di balik tembok pembatas, sekaligus menjadi bagian penting dari pembinaan berbasis kemanusiaan yang menyentuh sisi batin setiap individu," jelasnya.
“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Kegiatan ini memberi kami semangat baru untuk berubah dan menjalani hidup dengan lebih baik,” ungkapnya.
Usai prosesi Mecaru, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh di dalam area lapas, yang disebut sebagai yang pertama digelar di lingkungan pemasyarakatan di Indonesia. Patung ogoh-ogoh yang diarak merupakan hasil karya warga binaan sendiri.
Meski sederhana, pawai berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Tradisi ogoh-ogoh dalam rangkaian Nyepi melambangkan sifat buruk atau energi negatif yang harus dikendalikan. Bagi warga binaan, momen ini menjadi refleksi diri atas perjalanan hidup yang sedang dijalani.
"Kegiatan ini menunjukkan nilai budaya dan spiritual tetap dapat hidup, bahkan di balik tembok pembatas, sekaligus menjadi bagian penting dari pembinaan berbasis kemanusiaan yang menyentuh sisi batin setiap individu," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :