Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:45 WIB
loading...
Rayakan Nyepi, Warga...
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Lombok Barat yang beragama Hindu menggelar ritual Mecaru di Pura Padmasana Bajra Satwa menyambut Hari Raya Nyepi. Foto/Ist
A A A
LOMBOK BARAT - Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang beragama Hindu menggelar ritual Mecaru di Pura Padmasana Bajra Satwa. Prosesi sakral ini merupakan penyambutan Hari Raya Nyepi.

Sejak pagi, ritual Mecaru berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dipimpin oleh Ida Pandita Istri Nabe Tapakan Swi Mas Gangga Naraya dari Gedong Suci Griya Saksari.

Baca juga: Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi

Kepala Lapas, M Fadli, menegaskan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam pembinaan warga binaan. “Kegiatan ini menunjukkan warga binaan tetap dapat memperkuat nilai spiritual sekaligus mengekspresikan kreativitasnya. Ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan mereka,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).



Fadli menambahkan, pihak Lapas terus berupaya memberikan ruang bagi seluruh warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Hal ini sejalan dengan prinsip pembinaan pemasyarakatan yang menekankan pembentukan karakter, bukan sekadar hukuman.

Di tengah keterbatasan, pelaksanaan ritual tetap berlangsung penuh makna. Salah seorang warga binaan mengaku terharu dapat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Baca juga: 25 Teks Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Singkat Namun Penuh Makna

“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Kegiatan ini memberi kami semangat baru untuk berubah dan menjalani hidup dengan lebih baik,” ungkapnya.

Usai prosesi Mecaru, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh di dalam area lapas, yang disebut sebagai yang pertama digelar di lingkungan pemasyarakatan di Indonesia. Patung ogoh-ogoh yang diarak merupakan hasil karya warga binaan sendiri.

Meski sederhana, pawai berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Tradisi ogoh-ogoh dalam rangkaian Nyepi melambangkan sifat buruk atau energi negatif yang harus dikendalikan. Bagi warga binaan, momen ini menjadi refleksi diri atas perjalanan hidup yang sedang dijalani.

"Kegiatan ini menunjukkan nilai budaya dan spiritual tetap dapat hidup, bahkan di balik tembok pembatas, sekaligus menjadi bagian penting dari pembinaan berbasis kemanusiaan yang menyentuh sisi batin setiap individu," jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Ditjenpas Pastikan Penanganan...
Ditjenpas Pastikan Penanganan Warga Binaan Meninggal di Lapas Palangka Raya Transparan
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Berbasis Kearifan Lokal,...
Berbasis Kearifan Lokal, Sistem Pembinaan di Lapas Bali Dipuji Dunia
Viral Lansia di Lombok...
Viral Lansia di Lombok Barat Hidup Sebatang Kara Tercatat Meninggal, Legislator Perindo Dorong Perbaikan Data Sosial
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Berita Terkini
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved