52.597 Kendaraan Pemudik Melintas di Lingkar Gentong, One Way Diberlakukan 2 Kali

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:10 WIB
loading...
52.597 Kendaraan Pemudik...
Sebanyak 52.597 kendaraan pemudik melintas di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya sehingga diberlakukan dua kali Sistem One Way pada Rabu (18/3/2026). Foto/Ist
A A A
TASIKMALAYA - Polresta Tasikmalaya Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way sebanyak dua kali pada Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalin tak terlepas dari kenaikan volume kendaraan yang tembus 52.597 kendaraan, sehingga mengakibatkan kemacetan di jalur Lingkar Gentong.

One Way pertama dilakukan pada pukul sekitar 16.00 yang berakhir 30 menit kemudian. Penutupan jalur ini berlaku dari Letter U Lingkar Gentong sampai Simpang Sukamantri. Namun, sekira 40 menit jalur dikembalikan, arus lalu lintas kembali padat merayap dari arah Letter U Lingkar Gentong hingga Simpang Sukamantri.

Baca juga: Puncak Mudik, 92 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali

Sehingga, One Way kedua dilakukan pada waktu menjelang buka puasa atau persisnya pukul 17.30, dengan waktu penutupan satu arus sekitar 30 menit dan jalur serupa.



"Jarak kurang lebih 8 kilometer. Dari Simpang Wage sampai dengan di Ciawi, Pamoyanan. (Pemberlakuan one way) sangat efektif, sangat membantu. Dan bisa lihat setelah kami melaksanakan One Way sampai dengan saat ini, jam buka puasa saat ini sudah lengang, lancar kembali," ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKPB Andi Purwanto saat ditemui di Posko Terpadu mudik di Kecamatan Ciawi, Rabu (18/3/2026).

Skema rekayasa lalin serupa bakal dilakukan kepolisian secara kondisional. Parameternya adalah ketika terjadi antrean nyaris dua kilometer dari arah Letter U Lingkar Gentong. "Anggota standby tiap hari, setiap jam, pagi, siang, sampai malam," kata Andi.

Baca juga: Melihat Hampers Lebaran 'Ketahanan Pangan' Ala Presiden Prabowo

Polres Tasikmalaya Kota bakal terus berkoordinasi dengan Kepolisian di Garut terkait arus lalu lintas. Karena bagaimanapun penumpukan kendaraan di Gentong dan sekitarnya merupakan efek dari penerapan One Way di daerah sebelumnya yang menuju Gentong, Tasikmalaya.

Kepada pengguna kendaraan, terlebih warga lokal dan mereka yang hendak keluar Tasik via Gentong, Andi menghaturkan pengertian atas penerapan One Way yang kemungkinan besar bakal berlaku di kemudian hari saat puncak arus mudik.

"Kami mohon maaf, memberlakukan One Way bukan untuk apa-apa, ini untuk kemanusiaan, dan kami imbau masyarakat untuk mematuhi. Dan tidak malah justru malah tidak mematuhi, khawatirkan terjadi tabrakan," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Ribuan Warga...
Penampakan Ribuan Warga Padati Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
Libur Panjang Akhir...
Libur Panjang Akhir Pekan, Jalur ke Puncak Bogor Ditutup Siang Ini
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
H+8 Lebaran, One Way...
H+8 Lebaran, One Way Diberlakukan dari Brebes Timur hingga Cikampek
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Inilah 5 Keutamaan Puasa...
Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalil Hadis Tentang...
Dalil Hadis Tentang Puasa Syawal yang Penting Diketahui
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved