Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi, Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih di Riau
Selasa, 17 Maret 2026 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menegaskan bahwa meskipun pembangunan infrastruktur bukan tugas utama kepolisian, namun langkah ini menunjukkan kepekaan institusi Polri terhadap persoalan riil di lapangan.
“Ini bentuk kerja nyata. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi di desa,” ujar perempuan yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto ini.
Selain prosesi peresmian, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif antara Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, dan Menteri Kehutanan dengan masyarakat serta pelajar di sejumlah wilayah di Riau.
Dialog dilakukan secara luring di lokasi kegiatan serta daring yang terhubung dengan Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Dalam dialog tersebut, masyarakat dan para siswa menyampaikan langsung pengalaman mereka sebelum dan sesudah adanya jembatan, termasuk tantangan akses pendidikan, transportasi, hingga harapan ke depan.
Interaksi ini menjadi ruang komunikasi dua arah yang memperkuat kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat Presisi.
“Pembangunan ini adalah wujud kehadiran negara untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat konektivitas dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
“Ini bentuk kerja nyata. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi di desa,” ujar perempuan yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto ini.
Selain prosesi peresmian, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif antara Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, dan Menteri Kehutanan dengan masyarakat serta pelajar di sejumlah wilayah di Riau.
Dialog dilakukan secara luring di lokasi kegiatan serta daring yang terhubung dengan Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Dalam dialog tersebut, masyarakat dan para siswa menyampaikan langsung pengalaman mereka sebelum dan sesudah adanya jembatan, termasuk tantangan akses pendidikan, transportasi, hingga harapan ke depan.
Interaksi ini menjadi ruang komunikasi dua arah yang memperkuat kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat Presisi.
“Pembangunan ini adalah wujud kehadiran negara untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat konektivitas dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Lihat Juga :