812 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 11-15 Maret 2026
Senin, 16 Maret 2026 - 23:45 WIB
loading...
Jasa Marga mencatat 812 ribu kendaraan meninggalkan Jabotabek pada arus mudik Lebaran 2026. Jumlah tersebut berdasarkan data lalu lintas per 11-15 Maret 2026. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Jasa Marga mencatat 812 ribu kendaraan meninggalkan Jabotabek pada arus mudik Lebaran 2026. Jumlah tersebut berdasarkan data lalu lintas per 11-15 Maret 2026.
Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono berdasarkan arus lalu lintas di empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Baca juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP: Atensi Pemudik agar Tak Terjebak Hari Nyepi di Bali
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 9,6% jika dibandingkan dengan lalin normal (740.988 kendaraan)," ujar Rivan, Senin (16/3/2026).
Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 385.245 kendaraan (47,4%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 254.896 kendaraan (31,4%) menuju arah Barat (Merak), dan 172.201 kendaraan (21,2%) menuju arah Selatan (Puncak).
Berikut rinciannya:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 228.239 kendaraan, meningkat sebesar 56,4% dari lalin normal.
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 157.006 kendaraan, lebih rendah 5,3% dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 385.245 kendaraan, meningkat sebesar 23,5% dari lalin normal.
Arah Barat (Merak)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebesar 254.896 kendaraan, meningkat 4,8% dari lalin normal.
Arah Selatan (Puncak)
Sementara, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 172.201 kendaraan, lebih rendah 7,3% dari lalin normal.
Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono berdasarkan arus lalu lintas di empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Baca juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP: Atensi Pemudik agar Tak Terjebak Hari Nyepi di Bali
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 9,6% jika dibandingkan dengan lalin normal (740.988 kendaraan)," ujar Rivan, Senin (16/3/2026).
Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 385.245 kendaraan (47,4%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 254.896 kendaraan (31,4%) menuju arah Barat (Merak), dan 172.201 kendaraan (21,2%) menuju arah Selatan (Puncak).
Berikut rinciannya:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 228.239 kendaraan, meningkat sebesar 56,4% dari lalin normal.
- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 157.006 kendaraan, lebih rendah 5,3% dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 385.245 kendaraan, meningkat sebesar 23,5% dari lalin normal.
Arah Barat (Merak)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebesar 254.896 kendaraan, meningkat 4,8% dari lalin normal.
Arah Selatan (Puncak)
Sementara, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 172.201 kendaraan, lebih rendah 7,3% dari lalin normal.
(jon)
Lihat Juga :