Tolak Muswil, PPP Banten Datangi Kantor DPP PPP
Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:40 WIB
loading...
Ratusan pengurus dan kader PPP se-Provinsi Banten datangi kantor DPP PPP di Menteng, Jakarta Pusat. Foto/SindoNews
A
A
A
BANTEN - Ratusan pengurus dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Provinsi Banten datangi kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60, Menteng, Jakarta Pusat. Rombongan tiba pukul 17.00 dipimpin langsung Ketua DPW Subadri Ushuludin dan Sekretaris DPW Ahmad Fauzi.
Kedatangan rombongan PPP Banten tersebut bertujuan untuk meminta klarifikasi atas kebijakan DPP PPP terkait SK Plt DPW PPP Banten dan rencana pelaksanaan Muswil PPP Banten.
“Kami datang ke kantor DPP PPP bertujuan meminta klarifikasi terkait dengan rencana pelaksanaan Muswil PPP Banten, karena Muswil tersebut Ilegal dan cacat hukum,” kata Subadri, Sabtu (14/3/2026).
Baca juga: Muswil PPP Banten Berjalan Lancar, Formatur Siap Susun Kepengurusan Baru
Muswil semula dilaksanakan di Hotel Ledian Serang Banten ditunda lantaran mendapat protes dan penolakan dari DPC PPP se-Provinsi Banten. Penundaan Muswil tersebut disampaikan melalui surat yang di tanda tangani Baihaki Sulaiman. Namun sempat terdengar kabar jika Mardiono tetap akan melaksanakan Muswil dengan memindahkan tempatnya di Kantor DPP PPP.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian Polda Banten, dan sepakat Muswil dibatalkan. Dan pembatalan Muswil telah disampaikan secara tertulis oleh Baihaki Sulaiman. Namun kami mendengar kabar ternyata Mardiono punya rencana lain yaitu tetap akan memaksakan Muswil di kantor DPP,” ucapnya.
Lihat video: Dualisme PPP Berakhir, Mardiono Jadi Ketum dan Agus Suparmanto Waketum
Namun kedatangan rombongan PPP Banten tersebut tidak ditemui oleh Pengurus DPP, lantaran Pengurus DPP PPP tidak ada satupun yang berada di kantor.
“Kami bersama jajaran pengurus DPW dan DPC PPP se-Banten tetap solid dan tegas menolak pelaksanaan Muswil sebelum elite DPP PPP bertemu dan menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi. Sebelum syarat itu di penuhi maka DPW Banten tetap akan menolak Muswil, dan kami akan melakukan upaya hukum jika komitmen itu dilanggar,” katanya.
Kedatangan rombongan PPP Banten tersebut bertujuan untuk meminta klarifikasi atas kebijakan DPP PPP terkait SK Plt DPW PPP Banten dan rencana pelaksanaan Muswil PPP Banten.
“Kami datang ke kantor DPP PPP bertujuan meminta klarifikasi terkait dengan rencana pelaksanaan Muswil PPP Banten, karena Muswil tersebut Ilegal dan cacat hukum,” kata Subadri, Sabtu (14/3/2026).
Baca juga: Muswil PPP Banten Berjalan Lancar, Formatur Siap Susun Kepengurusan Baru
Muswil semula dilaksanakan di Hotel Ledian Serang Banten ditunda lantaran mendapat protes dan penolakan dari DPC PPP se-Provinsi Banten. Penundaan Muswil tersebut disampaikan melalui surat yang di tanda tangani Baihaki Sulaiman. Namun sempat terdengar kabar jika Mardiono tetap akan melaksanakan Muswil dengan memindahkan tempatnya di Kantor DPP PPP.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian Polda Banten, dan sepakat Muswil dibatalkan. Dan pembatalan Muswil telah disampaikan secara tertulis oleh Baihaki Sulaiman. Namun kami mendengar kabar ternyata Mardiono punya rencana lain yaitu tetap akan memaksakan Muswil di kantor DPP,” ucapnya.
Lihat video: Dualisme PPP Berakhir, Mardiono Jadi Ketum dan Agus Suparmanto Waketum
Namun kedatangan rombongan PPP Banten tersebut tidak ditemui oleh Pengurus DPP, lantaran Pengurus DPP PPP tidak ada satupun yang berada di kantor.
“Kami bersama jajaran pengurus DPW dan DPC PPP se-Banten tetap solid dan tegas menolak pelaksanaan Muswil sebelum elite DPP PPP bertemu dan menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi. Sebelum syarat itu di penuhi maka DPW Banten tetap akan menolak Muswil, dan kami akan melakukan upaya hukum jika komitmen itu dilanggar,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :