Aktivis Papua Kecam Serangan TPNPB yang Tewaskan 2 Warga Sipil di Tambrauw dan Tembagapura

Jum'at, 13 Maret 2026 - 19:41 WIB
loading...
A A A
Menurut Charles, aksi kekerasan TPNPB yang terus menyasar warga sipil menunjukkan bahwa masyarakat Papua justru menjadi pihak yang paling dirugikan dalam konflik yang terjadi. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap situasi keamanan di Papua.

"Jika masyarakat sipil terus menjadi korban, maka dampaknya akan sangat luas. Aktivitas ekonomi terganggu, pelayanan pemerintahan terhambat, dan rasa aman masyarakat semakin menurun," jelasnya.

Baca juga: 3 Anggota TPNPB OPM Kelompok Lekagak Telenggen Serahkan Diri ke Pasukan Yonif Raider 715

Charles berharap aparat keamanan meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah rawan konflik sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan berlaku. Selain itu, ia menekankan pentingnya pendekatan dialog dan pembangunan untuk menciptakan stabilitas jangka panjang di "Bumi Cenderawasih".

"Yang dibutuhkan masyarakat Papua adalah rasa aman, kesempatan bekerja, dan pembangunan yang berkelanjutan. Kekerasan hanya akan menjauhkan masyarakat dari masa depan yang lebih baik," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Cium Merah Putih, 3...
Cium Merah Putih, 3 Anggota OPM Kembali ke NKRI
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Satgas Ops Damai Cartenz...
Satgas Ops Damai Cartenz Buru Penyerang Pos Pengamanan di Nabire yang Tewaskan 2 Orang
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Rekomendasi
Maroko Temani Brasil...
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Haiti Tersingkir
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved