Masyarakat Jombang Antusias Ikuti Kegiatan Kampung Ramadan
Jum'at, 13 Maret 2026 - 13:59 WIB
loading...
Kampung Ramadan ke-10 yang digelar di Lapangan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur berlangsung meriah. Foto/istimewa
A
A
A
JOMBANG - Kampung Ramadan ke-10 yang digelar di Lapangan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur berlangsung meriah. Masyarakat tampak antusias menghadiri kegiatan yang berlangsung pada 6–15 Maret 2026.
Dalam kegiatan ini, kehadiran booth Taro membawa keseruan tersendiri dengan berbagai permainan, tantangan menarik, serta pengalaman berpetualang bagi keluarga dengan mengusung tema bertajuk “Taro Hunt Ramadan, Berpetualang Dalam Kebaikan.”
Senior Brand Manager Taro FKS Food Sejahtera Dwiki Akbar Sukmadi Candra, mengatakan pada Ramadan tahun ini pihaknya berkolaborasi dengan salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur untuk menghadirkan pengalaman Ramadan yang menyenangkan sekaligus menginspirasi.
Baca juga: 35 Pati TNI AD Dimutasi pada Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya
“Tema yang kami usung tetap sama seperti tahun lalu yaitu “Taro Hunt Ramadan, Berpetualang Dalam Kebaikan”. Melalui tema ini kami ingin menginspirasi keluarga di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, untuk berpetualang dan berbagi kebaikan di setiap momen Ramadan,” ujar Dwiki, Jumat (13/3/2026).
Di acara Kampung Ramadan, pengunjung dapat menikmati berbagai permainan keluarga bertema petualangan yang disediakan boothnya seperti permainan dart yang menguji ketangkasan melempar anak panah ke papan target, serta claw machine atau mesin capit yang berisi berbagai hadiah menarik. Dalam permainan tersebut, pengunjung yang membeli dua paket produknya berkesempatan mendapatkan koin permainan claw machine, dengan berbagai hadiah seperti merchandise maupun produk Taro.
Menurut Dwiki, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Taro di Kampung Ramadan sangat tinggi sejak hari pertama penyelenggaraan.
“Sejak awal kegiatan kami melihat antusiasme yang luar biasa dari warga Jombang yang datang ke Kampung Ramadan. Hampir setiap pengunjung, baik yang datang bersama anak-anak maupun tidak, membeli paket dari booth kami. Bahkan secara data penjualan kami sudah mencapai sekitar 225% dari target yang ditentukan,” jelasnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai kegiatan menarik, salah satunya peragaan busana anak-anak bertema Islami yang menampilkan peserta mengenakan busana muslim. Melalui kegiatan ini, pihaknya juga memperkenalkan produk terbarunya Taro Net Jalapeno kepada masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga menghadirkan pengalaman unik dengan menghadirkan lima maskot yang tersebar di berbagai sudut lokasi acara. Maskot ikonik tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, terutama anak-anak yang ingin berfoto maupun berinteraksi.
“Ketika pengunjung masuk ke area acara, mereka bisa langsung melihat maskot Taro Boy, lalu beberapa meter kemudian bertemu lagi dengan maskot lainnya. Ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan juga menghadirkan nostalgia bagi masyarakat yang sudah mengenal brand ini sejak lama,” katanya.
Dwiki menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap penjualan selama acara berlangsung, tetapi juga membangun ingatan masyarakat terhadap produk dan pengalaman bertualang bersama selama Ramadan.
“Brand awareness Taro di Indonesia saat ini sudah mencapai sekitar 96% yang menunjukkan sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangun koneksi dan pengalaman yang lebih kuat dengan konsumen, khususnya di kota-kota yang memiliki potensi pertumbuhan besar,” ujarnya.
Dengan pencapaian melebihi traget, serta tingginya antusiasme pengunjung, Dwiki menilai partisipasi dalam Kampung Ramadan ke-10 di Jombang berjalan sesuai harapan.
“Kami sangat senang melihat respons masyarakat yang begitu positif. Antusiasme pengunjung menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menginspirasi keluarga Indonesia,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini, kehadiran booth Taro membawa keseruan tersendiri dengan berbagai permainan, tantangan menarik, serta pengalaman berpetualang bagi keluarga dengan mengusung tema bertajuk “Taro Hunt Ramadan, Berpetualang Dalam Kebaikan.”
Senior Brand Manager Taro FKS Food Sejahtera Dwiki Akbar Sukmadi Candra, mengatakan pada Ramadan tahun ini pihaknya berkolaborasi dengan salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur untuk menghadirkan pengalaman Ramadan yang menyenangkan sekaligus menginspirasi.
Baca juga: 35 Pati TNI AD Dimutasi pada Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya
“Tema yang kami usung tetap sama seperti tahun lalu yaitu “Taro Hunt Ramadan, Berpetualang Dalam Kebaikan”. Melalui tema ini kami ingin menginspirasi keluarga di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, untuk berpetualang dan berbagi kebaikan di setiap momen Ramadan,” ujar Dwiki, Jumat (13/3/2026).
Di acara Kampung Ramadan, pengunjung dapat menikmati berbagai permainan keluarga bertema petualangan yang disediakan boothnya seperti permainan dart yang menguji ketangkasan melempar anak panah ke papan target, serta claw machine atau mesin capit yang berisi berbagai hadiah menarik. Dalam permainan tersebut, pengunjung yang membeli dua paket produknya berkesempatan mendapatkan koin permainan claw machine, dengan berbagai hadiah seperti merchandise maupun produk Taro.
Menurut Dwiki, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Taro di Kampung Ramadan sangat tinggi sejak hari pertama penyelenggaraan.
“Sejak awal kegiatan kami melihat antusiasme yang luar biasa dari warga Jombang yang datang ke Kampung Ramadan. Hampir setiap pengunjung, baik yang datang bersama anak-anak maupun tidak, membeli paket dari booth kami. Bahkan secara data penjualan kami sudah mencapai sekitar 225% dari target yang ditentukan,” jelasnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai kegiatan menarik, salah satunya peragaan busana anak-anak bertema Islami yang menampilkan peserta mengenakan busana muslim. Melalui kegiatan ini, pihaknya juga memperkenalkan produk terbarunya Taro Net Jalapeno kepada masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga menghadirkan pengalaman unik dengan menghadirkan lima maskot yang tersebar di berbagai sudut lokasi acara. Maskot ikonik tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, terutama anak-anak yang ingin berfoto maupun berinteraksi.
“Ketika pengunjung masuk ke area acara, mereka bisa langsung melihat maskot Taro Boy, lalu beberapa meter kemudian bertemu lagi dengan maskot lainnya. Ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan juga menghadirkan nostalgia bagi masyarakat yang sudah mengenal brand ini sejak lama,” katanya.
Dwiki menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap penjualan selama acara berlangsung, tetapi juga membangun ingatan masyarakat terhadap produk dan pengalaman bertualang bersama selama Ramadan.
“Brand awareness Taro di Indonesia saat ini sudah mencapai sekitar 96% yang menunjukkan sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangun koneksi dan pengalaman yang lebih kuat dengan konsumen, khususnya di kota-kota yang memiliki potensi pertumbuhan besar,” ujarnya.
Dengan pencapaian melebihi traget, serta tingginya antusiasme pengunjung, Dwiki menilai partisipasi dalam Kampung Ramadan ke-10 di Jombang berjalan sesuai harapan.
“Kami sangat senang melihat respons masyarakat yang begitu positif. Antusiasme pengunjung menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menginspirasi keluarga Indonesia,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :