Pelaku Wisata Beri Dukungan Positif untuk ICTM 2020
Jum'at, 18 September 2020 - 12:15 WIB
loading...
Agenda Indonesia Corporate Travel and MICE (ICTM) 2020 yang akan dilaksanakan di Yogyakarta direspons positif oleh para pelaku wisata. Foto/SINDOnews/Suharjono
A
A
A
YOGYAKARTA - Agenda Indonesia Corporate Travel and MICE (ICTM) 2020 yang akan dilaksanakan di Yogyakarta direspons positif oleh para pelaku wisata. Acara tersebut diyakini bakal mengangkat pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)yang sedang terpuruk
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi awal mengenai ICTM tersebut. Dengan kondisi seperti ini, pihaknya memberikan apresiasi yang luar biasa. Hal ini lantaran kondisi ekonomi dan pariwisata yang membutuhkan keyakinan publik.
"Saya kira ini mampu menumbuhkan keyakinan publik berwisata dan menginao atau konsep Meeting Incentive, Convention and Exhibition (MICE) di Yogyakarta," terangnya di Yogyakarta, Rabu (16/9/2020). (Baca: Meremehkan Dosa Awal Datangnya Musibah dan Bencana)
Dia menjelaskan, dengan informasi melalui media massa termasuk jaringan MNC Media maka gelaran ICTM dengan protokol kesehatan menjadi salah satu bukti upaya menggeliatkan ekonomi pariwisata di tengah pandemi. "Kita siap menyampaikan kepada anggota PHRI DIY dan juga stake holder pariwisata," tandasnya.
Hal senada disampaikan penasihat Asosiation The Indonesian Of Tour and Travel Agencies (Asita) Edwin Ismedi Himma yang mengaku mendukung agenda ICTM. Menurutnya, hal ini mendukung keberadaan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.
"Ini agenda penting untuk bangkitnya ekonomi dan pariwisata karena ada buyer besar ada seller, dan juga berbagai agenda mengungkit wisata di Yogyakarta," katanya. (Baca juga: Tidur Buruk terkait dengan Penambahan Berat Badan)
Selanjutnya, upaya membangkitkan geliat ekonomi pariwisata di masa pandemi COVID-19 terus dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Yogyakarta terpilih menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia untuk menggelar Indonesia Corporate Travel and MICE (ICTM) 2020.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi awal mengenai ICTM tersebut. Dengan kondisi seperti ini, pihaknya memberikan apresiasi yang luar biasa. Hal ini lantaran kondisi ekonomi dan pariwisata yang membutuhkan keyakinan publik.
"Saya kira ini mampu menumbuhkan keyakinan publik berwisata dan menginao atau konsep Meeting Incentive, Convention and Exhibition (MICE) di Yogyakarta," terangnya di Yogyakarta, Rabu (16/9/2020). (Baca: Meremehkan Dosa Awal Datangnya Musibah dan Bencana)
Dia menjelaskan, dengan informasi melalui media massa termasuk jaringan MNC Media maka gelaran ICTM dengan protokol kesehatan menjadi salah satu bukti upaya menggeliatkan ekonomi pariwisata di tengah pandemi. "Kita siap menyampaikan kepada anggota PHRI DIY dan juga stake holder pariwisata," tandasnya.
Hal senada disampaikan penasihat Asosiation The Indonesian Of Tour and Travel Agencies (Asita) Edwin Ismedi Himma yang mengaku mendukung agenda ICTM. Menurutnya, hal ini mendukung keberadaan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.
"Ini agenda penting untuk bangkitnya ekonomi dan pariwisata karena ada buyer besar ada seller, dan juga berbagai agenda mengungkit wisata di Yogyakarta," katanya. (Baca juga: Tidur Buruk terkait dengan Penambahan Berat Badan)
Selanjutnya, upaya membangkitkan geliat ekonomi pariwisata di masa pandemi COVID-19 terus dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Yogyakarta terpilih menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia untuk menggelar Indonesia Corporate Travel and MICE (ICTM) 2020.
Lihat Juga :