Aqua Gelar Ramadan Skills Upgrading Ratusan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin
Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:24 WIB
loading...
Perusahaan air minum Aqua menggelar Ramadan Skills Upgrading bagi mahasiswa di Multifunction Hall, Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten, Kamis (5/3/2026). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
SERANG - Perusahaan air minum Aqua menggelar Ramadan Skills Upgrading bagi mahasiswa di Multifunction Hall, Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin , Serang, Banten, Kamis (5/3/2026). Para peserta mendapatkan pembekalan berbagai keterampilan, mulai dari public speaking, digital marketing , hingga produksi konten audio visual.
Acara yang diikuti sekitar 250 mahasiswa dari berbagai program studi ini dibuka Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Muhammad Ishom dan dihadiri sejumlah pimpinan kampus. Dalam sambutannya, Ishom menegaskan Ramadan merupakan momentum meningkatkan ibadah dan kesempatan memperkaya wawasan serta meningkatkan kapasitas diri. Baca juga: Music Zone Meriahkan Anjungan Sarinah, Booth AQUA Segarkan Penonton saat Buka Puasa
Menurutnya, turunnya Al-Qur’an di bulan Ramadan harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus menambah ilmu pengetahuan dan memperbaiki kualitas diri. Ia berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat memberikan bekal keterampilan baru bagi mahasiswa sehingga mampu menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
“Bulan Ramadan seharusnya membuat wawasan kita bertambah seiring turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk. Jika kapasitas diri tidak meningkat, maka kita belum merasakan makna Ramadan yang sejatinya,” katanya di hadapan peserta kegiatan.
Pada sesi pertama pelatihan, mahasiswa mendapatkan materi mengenai public speaking yang disampaikan Wasekjen MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Arif Fahruddin. Arif menekankan kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu keterampilan penting di era digital. Terutama untuk menyampaikan pesan dakwah secara efektif kepada masyarakat.
Selain itu, peserta juga mengikuti kelas digital marketing yang membahas peluang bisnis berbasis teknologi serta strategi mengembangkan usaha melalui platform daring. Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai potensi ekonomi digital yang terus berkembang dan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.
Pada sesi selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pelatihan produksi konten audio visual dari seorang sutradara film dokumenter. Dalam sesi ini, peserta diajarkan teknik dasar pembuatan konten kreatif yang dapat digunakan sebagai media dakwah maupun sarana komunikasi digital.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan keislaman melalui ceramah konvensional. Termasuk melalui berbagai media digital yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Arif Fakhrudin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Danone-Aqua yang telah mendukung pelaksanaan acara. Baca juga: Mahasiswa Baru UIN SMH Banten Harus Kenali Ciri-ciri Penyebaran Radikalisme
Keterlibatan sektor swasta dalam kegiatan pendidikan menjadi langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. “Aqua tidak hanya menyediakan hidrasi yang sehat bagi para peserta, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun SDM unggul berbasis nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ketua pelaksana kegiatan, As’ari, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia kampus, organisasi keagamaan, serta sektor swasta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal keterampilan digital yang memadai sekaligus semangat produktivitas yang terus berlanjut bahkan setelah Ramadan berakhir.
Acara yang diikuti sekitar 250 mahasiswa dari berbagai program studi ini dibuka Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Muhammad Ishom dan dihadiri sejumlah pimpinan kampus. Dalam sambutannya, Ishom menegaskan Ramadan merupakan momentum meningkatkan ibadah dan kesempatan memperkaya wawasan serta meningkatkan kapasitas diri. Baca juga: Music Zone Meriahkan Anjungan Sarinah, Booth AQUA Segarkan Penonton saat Buka Puasa
Menurutnya, turunnya Al-Qur’an di bulan Ramadan harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus menambah ilmu pengetahuan dan memperbaiki kualitas diri. Ia berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat memberikan bekal keterampilan baru bagi mahasiswa sehingga mampu menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
“Bulan Ramadan seharusnya membuat wawasan kita bertambah seiring turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk. Jika kapasitas diri tidak meningkat, maka kita belum merasakan makna Ramadan yang sejatinya,” katanya di hadapan peserta kegiatan.
Pada sesi pertama pelatihan, mahasiswa mendapatkan materi mengenai public speaking yang disampaikan Wasekjen MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Arif Fahruddin. Arif menekankan kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu keterampilan penting di era digital. Terutama untuk menyampaikan pesan dakwah secara efektif kepada masyarakat.
Selain itu, peserta juga mengikuti kelas digital marketing yang membahas peluang bisnis berbasis teknologi serta strategi mengembangkan usaha melalui platform daring. Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai potensi ekonomi digital yang terus berkembang dan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.
Pada sesi selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pelatihan produksi konten audio visual dari seorang sutradara film dokumenter. Dalam sesi ini, peserta diajarkan teknik dasar pembuatan konten kreatif yang dapat digunakan sebagai media dakwah maupun sarana komunikasi digital.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan keislaman melalui ceramah konvensional. Termasuk melalui berbagai media digital yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Arif Fakhrudin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Danone-Aqua yang telah mendukung pelaksanaan acara. Baca juga: Mahasiswa Baru UIN SMH Banten Harus Kenali Ciri-ciri Penyebaran Radikalisme
Keterlibatan sektor swasta dalam kegiatan pendidikan menjadi langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. “Aqua tidak hanya menyediakan hidrasi yang sehat bagi para peserta, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun SDM unggul berbasis nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ketua pelaksana kegiatan, As’ari, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia kampus, organisasi keagamaan, serta sektor swasta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal keterampilan digital yang memadai sekaligus semangat produktivitas yang terus berlanjut bahkan setelah Ramadan berakhir.
(poe)
Lihat Juga :