Safari Ramadan, KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas untuk Korban Banjir Sumatera

Sabtu, 07 Maret 2026 - 07:55 WIB
loading...
Safari Ramadan, KNPI...
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat KNPI Haris Pertama mengajak para pemuda memperkuat solidaritas untuk korban banjir Sumatera. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mengajak para pemuda memperkuat solidaritas untuk korban banjir Sumatera. Pemuda Indonesia harus berada di garda depan dalam membangun solidaritas sosial.

Hal itu disampaikan Haris saat melakukan safari Ramadan ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera melalui program kemanusiaan bertajuk “Ramadan Ceria: Synergy of Harmony".

Baca juga: Kasatgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan Peralatan Dapur ke 600 KK di Bireuen

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran nyata pemuda di tengah masyarakat yang tengah menghadapi ujian akibat bencana alam yang melanda beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir.



"Safari Ramadan KNPI diawali pada 4–5 Maret 2026 di wilayah Aceh, yang terdampak banjir cukup luas dan menyebabkan banyak warga harus berjuang memulihkan kehidupan mereka," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, KNPI menyalurkan 1.000 santunan kepada masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan keluarga yang mengalami kesulitan akibat bencana. Haris menegaskan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Kemendikdasmen Salurkan Tunjangan Rp6 Juta untuk Guru Terdampak Banjir Sumatera

“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita untuk saling menguatkan. KNPI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Setelah kegiatan di Aceh, safari Ramadan KNPI akan berlanjut ke Sumatera Barat, yang juga mengalami bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Dalam rangkaian kegiatan ini, KNPI menargetkan sekitar 1.000 penerima manfaat dari program santunan dan bantuan kemanusiaan.

"Kegiatan “Ramadan Ceria: Synergy of Harmony” merupakan bagian dari gerakan sosial KNPI untuk memperkuat peran pemuda dalam menghadirkan kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat", jelasnya.

Menurut Haris, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Sebaliknya, pemuda harus menjadi bagian dari solusi dengan hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat yang kami bangun adalah sinergi dan harmoni. Pemuda Indonesia harus berada di garda depan dalam membangun solidaritas sosial, terlebih pada saat masyarakat menghadapi bencana,” jelasnya.

Haris juga mengajak seluruh elemen pemuda, relawan, dan komunitas masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan pascabencana sebagaimana misi Presiden Prabowo Subianto agar pemulihannya dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

"Kita lihat, semangat pengabdian dan perhatian kepada rakyat Presiden Prabowo sangat tinggi, dari pascabencana Sumatera beliau lebih dari 3 kali meninjau langsung. Kepedulian dan semangat Presiden Prabowo ini mari kita dukung dan perkuat dengan kolaborasi berbagai elemen untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana Sumatera ini agar segera pulih," tandasnya.

Haris juga berharap safari Ramadan ini dapat menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai kekuatan sosial yang peduli dan responsif terhadap persoalan kemanusiaan.

“Semoga Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian kita semua. Ketika empati dan gotong royong hadir bersama, masyarakat akan lebih kuat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Sumatera: 19.312 Huntara dan 357 Huntap Sudah Dibangun
JICT Bangun Infrastruktur...
JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Daerah Terdampak Banjir Aceh–Sumut
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Hidupkan Semangat Kongres...
Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926, IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rekomendasi
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved