Kemenag Gandeng Aktivis Rohis Se-Indonesia Cetak Pemimpin Berkarakter lewat Kurikulum Cinta
Kamis, 05 Maret 2026 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, nilai dasar dalam Kurikulum Cinta sejalan dengan praktik pendidikan moral di sejumlah negara maju, seperti Jepang. Sistem pendidikan di negara tersebut menekankan pembentukan karakter melalui tiga prinsip utama yaitu mencintai diri sendiri dengan disiplin dan kerja keras, mencintai sesama melalui kepedulian sosial, serta mencintai lingkungan.
Baca juga: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang!
“Aset paling berharga yang dimiliki seseorang adalah kualitas dirinya. Fokuslah membangun kualitas itu sejak sekarang,” katanya.
Menurut Kamaruddin, pertemuan para aktivis Rohis dari berbagai daerah dalam kegiatan ini juga menjadi ruang membangun jejaring kepemimpinan masa depan.
“Pertemuan di MAJT ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini awal dari jaringan kepemimpinan nasional yang mungkin 10 sampai 15 tahun ke depan akan memainkan peran penting di berbagai bidang,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama M. Munir menambahkan kegiatan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia yang bertemakan "Ramadan Penuh Cinta" ini bertujuan membentuk profil pelajar yang moderat (wassathiyah), sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap paham ekstremisme di lingkungan sekolah.
Baca juga: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang!
“Aset paling berharga yang dimiliki seseorang adalah kualitas dirinya. Fokuslah membangun kualitas itu sejak sekarang,” katanya.
Menurut Kamaruddin, pertemuan para aktivis Rohis dari berbagai daerah dalam kegiatan ini juga menjadi ruang membangun jejaring kepemimpinan masa depan.
“Pertemuan di MAJT ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini awal dari jaringan kepemimpinan nasional yang mungkin 10 sampai 15 tahun ke depan akan memainkan peran penting di berbagai bidang,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama M. Munir menambahkan kegiatan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia yang bertemakan "Ramadan Penuh Cinta" ini bertujuan membentuk profil pelajar yang moderat (wassathiyah), sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap paham ekstremisme di lingkungan sekolah.
Lihat Juga :