Cerita Rano Karno Umrah di Tengah Konflik AS dan Israel Vs Iran
Kamis, 05 Maret 2026 - 15:04 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku baru saja tiba di Tanah Air kemarin malam usai ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi. Foto: Danandaya Arya Putra
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku baru saja tiba di Tanah Air kemarin malam usai ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi. Ibadah itu dijalankan Rano di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel Vs Iran.
Rano menjelaskan, jemaah umrah yang menggunakan penerbangan langsung menurutnya tidak terlalu dampak akibat perang tersebut. Dampak paling dirasakan yakni bagi jemaah yang menggunakan penerbangan transit melalui beberapa negara Timur Tengah.
"Ya alhamdulillah, teman-teman sekalian, perlu juga diklarifikasi, insyaallah untuk jemaah haji atau jemaah umrah yang menggunakan pesawat secara direct, tidak terganggu," kata Rano di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Banjir Lahar di Magelang: 2 Orang Tewas, Dua Lainnya Masih Hilang
"Tapi memang yang transit melalui Qatar, melalui Abu Dhabi, semuanya berhenti, ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38.000 jemaah kita yang tidak bisa kembali, menunggu," sambungnya.
Ia menjelaskan saat ini terdapat tiga maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Jakarta menuju Arab Saudi. Ketiga penerbangan ini menurutnya masih aman dan tidak terdampak akibat perang.
Rano menjelaskan, jemaah umrah yang menggunakan penerbangan langsung menurutnya tidak terlalu dampak akibat perang tersebut. Dampak paling dirasakan yakni bagi jemaah yang menggunakan penerbangan transit melalui beberapa negara Timur Tengah.
"Ya alhamdulillah, teman-teman sekalian, perlu juga diklarifikasi, insyaallah untuk jemaah haji atau jemaah umrah yang menggunakan pesawat secara direct, tidak terganggu," kata Rano di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Banjir Lahar di Magelang: 2 Orang Tewas, Dua Lainnya Masih Hilang
"Tapi memang yang transit melalui Qatar, melalui Abu Dhabi, semuanya berhenti, ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38.000 jemaah kita yang tidak bisa kembali, menunggu," sambungnya.
Ia menjelaskan saat ini terdapat tiga maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Jakarta menuju Arab Saudi. Ketiga penerbangan ini menurutnya masih aman dan tidak terdampak akibat perang.
Lihat Juga :