Serap Aspirasi, Misbakhun Ajak Konstituen Sukseskan Koperasi Merah Putih dan MBG
Minggu, 01 Maret 2026 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian, hingga produk UMKM bisa berputar di desa sendiri. Kalau ekonomi desa bergerak, pertumbuhan nasional ikut terdorong," ujar Misbakhun dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).
Adapun mengenai MBG, Misbakhun menekankan program yang menjangkau anak-anak sekolah, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui, itu merupakan bagian dari upaya negara memastikan generasi masa depan Indonesia memiliki kualitas gizi yang baik.
"Generasi masa depan Indonesia harus dibekali dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga maupun negara maju. Kita tidak boleh kalah dalam menyiapkan kualitas generasi penerus bangsa," ujar Misbakhun dalam serap aspirasi di Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.
Legislator di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menjelaskan alokasi anggaran untuk MBG pada 2026 mencapai skitar Rp350 triliun. Misbakhun menyebut anggaran itu sebagai bagian investasi jangka panjang bangsa membentuk generasi masa depan.
Peraih gelar doktor ilmu ekonomi dari Universitas Trisakti itu menegaskan bahwa program MBG telah dirancang melalui berbagai pertimbangan. Kalaupun masih ada kekurangan dalam realisasi MBG, Misbakhun menyebutnya sebagai hal wajar karena program itu masih baru.
Adapun mengenai MBG, Misbakhun menekankan program yang menjangkau anak-anak sekolah, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui, itu merupakan bagian dari upaya negara memastikan generasi masa depan Indonesia memiliki kualitas gizi yang baik.
"Generasi masa depan Indonesia harus dibekali dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga maupun negara maju. Kita tidak boleh kalah dalam menyiapkan kualitas generasi penerus bangsa," ujar Misbakhun dalam serap aspirasi di Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.
Legislator di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menjelaskan alokasi anggaran untuk MBG pada 2026 mencapai skitar Rp350 triliun. Misbakhun menyebut anggaran itu sebagai bagian investasi jangka panjang bangsa membentuk generasi masa depan.
Peraih gelar doktor ilmu ekonomi dari Universitas Trisakti itu menegaskan bahwa program MBG telah dirancang melalui berbagai pertimbangan. Kalaupun masih ada kekurangan dalam realisasi MBG, Misbakhun menyebutnya sebagai hal wajar karena program itu masih baru.
Lihat Juga :