Safari Ramadan di Ponpes Al Hamid Cipayung, Pramono Anung Ajak Warga Jaga Keteduhan
Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Pramono menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas kesempatan untuk berkumpul bersama warga Jakarta dalam suasana Ramadan. Sebabnya, penting untuk menjaga kedamaian dan ketenangan di Jakarta ini.
"Saya berharap kita semua bisa mendapatkan berkah, taufik, dan hidayah dari Allah SWT, serta memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di yaumil akhir," tuturnya.
Lihat video: Pemprov Jakarta Segel Lapangan Padel, Pramono Larang Pembangunan Baru
Pramono menyampaikan, keinginannya agar pemerintah Jakarta menggelar acara haul ulama Betawi setiap bulan Juni, bertepatan dengan peringatan ulang tahun Jakarta. Kegiatan yang akan diselenggarakan di Monas itu bertujuan memberikan penghormatan para ulama dan tokoh Betawi yang telah berjasa bagi perkembangan Jakarta.
"Kenapa ini saya usulkan? Untuk memberikan penghormatan dan juga mendoakan para ulama-ulama yang telah berjasa bagi DKI Jakarta. Tentunya juga tokoh-tokoh utama Jakarta seperti Husni Thamrin dan sebagainya," jelasnya.
Selain itu, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) diharapkan dapat dimulai kembali dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga provinsi. Dengan begitu, kecintaan warga Jakarta terhadap Al-Qur'an bisa diwujudkan sekaligus bisa mempersiapkan juara terbaik yang akan mewakili Jakarta di tingkat nasional.
"Saya berharap kita semua bisa mendapatkan berkah, taufik, dan hidayah dari Allah SWT, serta memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di yaumil akhir," tuturnya.
Lihat video: Pemprov Jakarta Segel Lapangan Padel, Pramono Larang Pembangunan Baru
Pramono menyampaikan, keinginannya agar pemerintah Jakarta menggelar acara haul ulama Betawi setiap bulan Juni, bertepatan dengan peringatan ulang tahun Jakarta. Kegiatan yang akan diselenggarakan di Monas itu bertujuan memberikan penghormatan para ulama dan tokoh Betawi yang telah berjasa bagi perkembangan Jakarta.
"Kenapa ini saya usulkan? Untuk memberikan penghormatan dan juga mendoakan para ulama-ulama yang telah berjasa bagi DKI Jakarta. Tentunya juga tokoh-tokoh utama Jakarta seperti Husni Thamrin dan sebagainya," jelasnya.
Selain itu, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) diharapkan dapat dimulai kembali dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga provinsi. Dengan begitu, kecintaan warga Jakarta terhadap Al-Qur'an bisa diwujudkan sekaligus bisa mempersiapkan juara terbaik yang akan mewakili Jakarta di tingkat nasional.
Lihat Juga :