Perkuat Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan, Kemenhut Galakkan Program M4CR
Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Asman Azis menjelaskan, program ini telah menunjukkan hasil nyata dalam pemulihan ekosistem mangrove sekaligus pemberdayaan masyarakat pesisir. Pada 2024 program ini berhasil merehabilitasi 4.445 hektare lahan di wilayah Delta Mahakam, memfasilitasi 33 kelompok masyarakat melalui sekolah lapang, serta menyalurkan 13 paket matching grant untuk mendukung usaha masyarakat pesisir.
Pada 2025, kegiatan rehabilitasi terus berlanjut dengan capaian rehabilitasi 499 hektare, pelaksanaan sekolah lapang silvofishery dan livelihood, serta seleksi kelompok masyarakat penerima matching grant untuk tahun berikutnya. Baca juga: Rehabilitasi Mangrove, Kemenhut Perkuat Kelembagaan dan Kemitraan Iklim
“Untuk tahun ini rencana target capaian M4CR Kalimantan Timur adalah penanaman 2.813 hektare di Kutai Kartanegara dan 262 hektare di Berau, sekolah lapang livelihood bagi 24 kelompok masyarakat, sekolah lapang silvofishery bagi 10 kelompok, serta penyaluran matching grant kepada 24 kelompok masyarakat,” terangnya.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Pesona Wanita Pesisir Desa Saliki, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Hj Suliati, menyampaikan bantuan matching grant dari program M4CR membantu meningkatkan kapasitas produksi kelompoknya.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada M4CR yang telah memberikan bantuan modal sebesar 150 juta rupiah untuk usaha kelompok kami. Bantuan tersebut kami gunakan untuk merenovasi rumah produksi dan membeli peralatan untuk menunjang produksi olahan udang,” tuturnya.
Pada 2025, kegiatan rehabilitasi terus berlanjut dengan capaian rehabilitasi 499 hektare, pelaksanaan sekolah lapang silvofishery dan livelihood, serta seleksi kelompok masyarakat penerima matching grant untuk tahun berikutnya. Baca juga: Rehabilitasi Mangrove, Kemenhut Perkuat Kelembagaan dan Kemitraan Iklim
“Untuk tahun ini rencana target capaian M4CR Kalimantan Timur adalah penanaman 2.813 hektare di Kutai Kartanegara dan 262 hektare di Berau, sekolah lapang livelihood bagi 24 kelompok masyarakat, sekolah lapang silvofishery bagi 10 kelompok, serta penyaluran matching grant kepada 24 kelompok masyarakat,” terangnya.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Pesona Wanita Pesisir Desa Saliki, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Hj Suliati, menyampaikan bantuan matching grant dari program M4CR membantu meningkatkan kapasitas produksi kelompoknya.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada M4CR yang telah memberikan bantuan modal sebesar 150 juta rupiah untuk usaha kelompok kami. Bantuan tersebut kami gunakan untuk merenovasi rumah produksi dan membeli peralatan untuk menunjang produksi olahan udang,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :