HUT PMI ke-75 Diharap Tingkatkan Semangat Relawan di Luwu Utara
Kamis, 17 September 2020 - 21:09 WIB
loading...
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Utara, Suaib Mansur. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Utara, Suaib Mansur meminta agar HUT PMI ke-75 dimaknai lebih mendalam dan lebih berarti.
"Momentum HUT PMI ke-75 tahun ini sedikit berbeda bagi relawan dan pengurus PMI Luwu Utara, karena sedang menghadapi dua bencana sekaligus yaitu bencana banjir bandang Masamba 13 Juli lalu dan bencana kemanusiaan pandemi COVID-19 . Hal ini harus punya makna mendalam untuk meningkatkan semangat para relawan," kata Suaib Mansur.
Baca juga: Gelar Donor saat Rayakan HUT, PMI Maros Kumpulkan 89 Kantong Darah
Menurutnya, selain lebih mempererat kebersamaan dalam menjunjung tinggi solidaritas dan semangat kepahlawanan, para relawan harus lebih meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat dengan menjalankan tujuh prinsip PMI.
"Sejak bencana banjir bandang terjadi betapapun banyaknya tantangan dan hambatan ditemui, itu tak akan menghentikan langkah kita bersama relawan untuk menolong masyarakat dari bencana banjir," harap Suaib.
Baca juga: HUT Ke-75 PMI, Lima Pendonor Darah Sukarela di Batang Dapat Penghargaan
"Selain itu kita juga tetap membantu pemerintah dalam masa pandemi COVID-19 ini secara gotong royong, terus sosialisasikan protokol kesehatan social dan physical distancing serta seruan pemakaian masker ke masyarakat," sambung Suaib.
"Momentum HUT PMI ke-75 tahun ini sedikit berbeda bagi relawan dan pengurus PMI Luwu Utara, karena sedang menghadapi dua bencana sekaligus yaitu bencana banjir bandang Masamba 13 Juli lalu dan bencana kemanusiaan pandemi COVID-19 . Hal ini harus punya makna mendalam untuk meningkatkan semangat para relawan," kata Suaib Mansur.
Baca juga: Gelar Donor saat Rayakan HUT, PMI Maros Kumpulkan 89 Kantong Darah
Menurutnya, selain lebih mempererat kebersamaan dalam menjunjung tinggi solidaritas dan semangat kepahlawanan, para relawan harus lebih meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat dengan menjalankan tujuh prinsip PMI.
"Sejak bencana banjir bandang terjadi betapapun banyaknya tantangan dan hambatan ditemui, itu tak akan menghentikan langkah kita bersama relawan untuk menolong masyarakat dari bencana banjir," harap Suaib.
Baca juga: HUT Ke-75 PMI, Lima Pendonor Darah Sukarela di Batang Dapat Penghargaan
"Selain itu kita juga tetap membantu pemerintah dalam masa pandemi COVID-19 ini secara gotong royong, terus sosialisasikan protokol kesehatan social dan physical distancing serta seruan pemakaian masker ke masyarakat," sambung Suaib.
(luq)
Lihat Juga :